Berita Daerah

1.200 Warga Binaan Puskesmas Citeras Keluhkan Penonaktifan Mendadak PBI BPJS

×

1.200 Warga Binaan Puskesmas Citeras Keluhkan Penonaktifan Mendadak PBI BPJS

Sebarkan artikel ini

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

  Garut –7 Pebruari 2026 Sebanyak 1.200 masyarakat binaan Puskesmas Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, mengeluhkan penonaktifan mendadak kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang terjadi pada waktu ini. Penonaktifan tersebut baru diketahui warga
  Garut –7 Pebruari 2026 Sebanyak 1.200 masyarakat binaan Puskesmas Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, mengeluhkan penonaktifan mendadak kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang terjadi pada waktu ini. Penonaktifan tersebut baru diketahui warga

 

Garut –7 Pebruari 2026 Sebanyak 1.200 masyarakat binaan Puskesmas Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, mengeluhkan penonaktifan mendadak kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang terjadi pada waktu ini. Penonaktifan tersebut baru diketahui warga saat hendak melakukan pemeriksaan atau berobat ke puskesmas.
Keluhan bermula ketika sejumlah warga yang biasa menggunakan layanan BPJS Kesehatan mendapati status kepesertaannya tiba-tiba tidak aktif. Kondisi ini membuat masyarakat merasa kecewa dan bingung karena tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya, terlebih saat membutuhkan pelayanan kesehatan yang bersifat mendesak.
Warga mengaku tidak mengetahui penyebab penonaktifan PBI tersebut. Akibatnya, beberapa di antaranya terancam tidak mendapatkan jaminan pembiayaan kesehatan, padahal kebutuhan pemeriksaan dan pengobatan bersifat urgensi. Situasi ini dinilai sebagai permasalahan serius yang harus segera ditangani oleh pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha Puskesmas Citeras, H. Asep Suryana, menjelaskan bahwa pihak puskesmas memang mengalami sedikit kendala, terutama bagi pasien yang memerlukan rujukan ke rumah sakit akibat status BPJS yang tidak aktif.
“Untuk rujukan ke rumah sakit memang cukup menyulitkan. Namun untuk pelayanan di puskesmas, masyarakat tetap kami layani seperti biasa, meskipun BPJS-nya nonaktif, setelah dikoordinasikan dengan Kepala Puskesmas,” ungkap Asep Suryana.
Ia menambahkan, kebijakan pelayanan tetap diberikan terutama kepada masyarakat dengan kategori desil 5 ke bawah, mengingat kondisi ekonomi dan kebutuhan kesehatan yang mendesak. Pihak puskesmas berharap persoalan penonaktifan PBI ini dapat segera mendapatkan kejelasan dan solusi dari instansi terkait agar tidak merugikan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah untuk mengaktifkan kembali kepesertaan PBI BPJS Kesehatan demi menjamin akses layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan.(tim WBN)

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Abah Rohman
  Garut –7 Pebruari 2026 Sebanyak 1.200 masyarakat binaan Puskesmas Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, mengeluhkan penonaktifan mendadak kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang terjadi pada waktu ini. Penonaktifan tersebut baru diketahui warga
  Garut –7 Pebruari 2026 Sebanyak 1.200 masyarakat binaan Puskesmas Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, mengeluhkan penonaktifan mendadak kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang terjadi pada waktu ini. Penonaktifan tersebut baru diketahui warga