WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Koramil 1408-09/Tamalate Gelar Karya Bhakti, Bersihkan Selokan Antisipasi Banjir
Makassar — Dalam upaya mengantisipasi potensi banjir di musim hujan, Koramil 1408-09/Tamalate melaksanakan kegiatan Karya Bhakti berupa pembersihan selokan di wilayah Jl. Dg Tata Lama, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (19/3/2026) pagi.
Baca berita lain disini: Polda Sulsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Kokain Bruto 25 Kg Hasil Temuan di Kepulauan Selayar
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini dipimpin oleh Serka Zulharman selaku Babinsa Parangtambung yang mewakili Danramil 1408-09/TML, Mayor Inf Ramli Parri. Karya Bhakti tersebut melibatkan personel Koramil, aparat RT/RW, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi secara aktif.
Baca berita lain disini: Koramil 1408-06/Mamajang Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Karya Bhakti Bersihkan Selokan Di wilayah kecamatan Mamajang
Sejak awal kegiatan, personel TNI bersama warga bahu-membahu membersihkan selokan dari sampah dan endapan lumpur yang berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mencegah terjadinya genangan air hingga banjir di kawasan tersebut.
Baca berita lain disini: Koramil 1408-09/Tamalate Gelar Patroli Gabungan Tripika, Jaga Keamanan Warga Di wilayah kecamatan Tamalate
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya menghadapi musim hujan agar aliran air tetap lancar,” ujar Serka Zulharman di sela kegiatan.
Antusiasme warga terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Kebersamaan dan gotong royong yang terjalin menjadi bukti kuat bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.


Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 09.50 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, serta mampu meminimalisir risiko bencana banjir di wilayah Tamalate.













