WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Laut Barombong Makassar
Makassar – Tim Gabungan SAR berhasil menemukan seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan laut Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Korban ditemukan pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 09.50 WITA, setelah dilakukan pencarian intensif sejak sehari sebelumnya.

Korban diketahui bernama Ridho, berusia 5 tahun, tidak memiliki pekerjaan, dan beralamat di Pattingalloang Bola, Kabupaten Gowa. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim Gabungan SAR yang terdiri dari SAR Batalyon A Pelopor, BPBD, Basarnas, dan Dinas Pemadam Kebakaran, dibantu oleh masyarakat setempat.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Sdri. Jumiati (40 tahun), seorang pedagang kaki lima yang berdomisili di Jl. Pattukangang RW 03, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, peristiwa tersebut bermula pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 13.30 WITA.

Saat itu, orang tua korban sedang memancing di area dermaga dan membawa dua orang anaknya. Kedua anak tersebut kemudian duduk di pinggir bebatuan di sekitar dermaga. Tanpa diduga, ombak besar tiba-tiba datang dan menerpa kedua anak, sehingga keduanya terseret ke laut.
Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung berteriak meminta pertolongan. Orang tua korban segera berlari meninggalkan lokasi memancing untuk menolong kedua anaknya. Namun, dalam upaya penyelamatan tersebut, hanya satu anak yang berhasil diselamatkan, sementara korban Ridho terseret arus dan dinyatakan hilang.
Setelah kejadian, Tim SAR Gabungan segera tiba di lokasi dan melakukan pencarian menyeluruh di sekitar perairan laut Barombong dengan melibatkan unsur TNI-Polri, instansi terkait, serta masyarakat setempat. Pencarian dilakukan hingga sore hari, namun korban belum berhasil ditemukan.
Pada Senin dini hari, pukul 06.00 WITA, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran laut. Setelah beberapa jam melakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 09.50 WITA, dengan jarak kurang lebih 2 kilometer dari bibir pantai, dari lokasi awal kejadian.
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi oleh Tim Gabungan SAR. Selanjutnya, pada pukul 10.15 WITA, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Imbauan
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berada di wilayah pesisir pantai dan dermaga, terlebih saat membawa anak-anak. Kondisi ombak yang tidak menentu dapat membahayakan keselamatan, sehingga pengawasan ekstra sangat diperlukan.
Pihak terkait juga mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan faktor keselamatan dan mengikuti arahan dari petugas demi mencegah terulangnya kejadian serupa.
Publish by Dewi Wati
Artikel ini masuk dalam: Peristiwa, #Kodim1408/Makassar, #Koramil-09/Tamalate, Peristiwa.
Berita Terbaru
- Bersinergi dengan Ketua RT dan RW, Satlinmas Barombong Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif Melalui Patroli Wilayah dan Posko Bersama Kelurahan Barombong
- Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, 1 Korban Teridentifikasi
- Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan bersama Pihak terkait Mengumumkan Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500













