WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Kodim 1408/Makassar Laksanakan Pemantauan dan Penanganan Bencana Banjir di Wilayah Katimbang Kota Makassar.Â
Makassar – Curah hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya bencana banjir di wilayah Kodim 1408/Makassar. Hingga Minggu, 11 Januari 2026 pukul 07.30 WITA, air Sungai Biring Jene dilaporkan meluap dan merendam sejumlah pemukiman warga di BTN Kodam III, RW 06, Kelurahan Katimbang, Kota Makassar.
Berdasarkan laporan Dandim 1408/Makassar kepada Pangdam XIV/Hasanuddin, genangan air memasuki kawasan permukiman warga dengan ketinggian bervariasi. Di wilayah Jalan Kotipa VII hingga Jalan Kotipa XI, ketinggian air mencapai kurang lebih 50 sentimeter, sementara di Jalan Kotipa XII hingga XVI yang berada di bantaran sungai, ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter. Kondisi tersebut memaksa sejumlah warga untuk mengungsi demi keselamatan.

Akibat bencana banjir tersebut, ratusan warga terdampak dan harus meninggalkan rumah mereka sementara waktu. Data sementara mencatat jumlah pengungsi tersebar di beberapa titik lokasi pengungsian. Di Aula Kantor Kelurahan Katimbang tercatat sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 61 jiwa. Sementara itu, di SDN Paccerakkang terdapat 19 KK dengan total 81 jiwa, dan di Masjid Al Ikhlas Kodam III sebanyak 3 KK dengan jumlah 14 jiwa.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kodim 1408/Makassar bergerak cepat dengan melaksanakan berbagai upaya penanganan bencana. Personel Kodim diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan. Selain itu, pendataan terhadap masyarakat yang mengungsi terus dilakukan guna memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan secara merata.

Kodim 1408/Makassar juga telah melaporkan perkembangan situasi kepada komando atas sebagai bentuk laporan resmi dan koordinasi berjenjang. Dalam upaya penanganan bencana yang terpadu, Kodim berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, Basarnas, serta Dinas Sosial Kota Makassar untuk mempercepat penyaluran bantuan dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Kodim 1408/Makassar turut membantu pendistribusian bantuan sembako ke lokasi pengungsian serta terus memantau kondisi lapangan. Personel TNI bersama instansi terkait juga aktif memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada dan berhati-hati mengingat intensitas curah hujan di wilayah Kota Makassar masih cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir susulan.

Dandim 1408/Makassar menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana alam. Kodim 1408/Makassar berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan membantu masyarakat hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen terkait, diharapkan penanganan bencana banjir di wilayah Kodim 1408/Makassar dapat berjalan dengan baik serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat.
Dewi Wati
Artikel ini masuk dalam: Bencana Alam, #Kodim1408/Makassar, #Koramil11/Biringkanaya, Berita Bencana Alam Hari Ini.
Berita Terbaru
- BS Head PTPN IV Regional 4 Apresiasi Tim SDM Solid dan Berdaya Saing Tinggi
- Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tadjuddin Bersama Lurah Barombong Tinjau Langsung Pengerukan Drainase dan Penanganan Jalan Rusak di Jalan Bonto Biraeng
- Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tadjuddin Bersama Lurah Barombong Tinjau Langsung Pengerukan Drainase dan Penanganan Jalan Rusak di Jalan Bonto Biraeng













