WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Malangbong, Garut – 20 November 2025
Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat desa, Bappenas Pusat, Bappeda Kabupaten Garut, serta perwakilan dari IPPB Bogor melaksanakan kunjungan kerja ke SPPG Dapur Sehat Kartika Sari, Desa Malangbong, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Kamis (20/11/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Desa Malangbong karena melibatkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan.
Daftar Perwakilan yang Hadir
Rombongan kunjungan terdiri dari:
Bappenas Pusat:Â Lia Yuliana Dewi
Bappeda Garut: Puad dan Deti
IPPB Bogor (7 orang): Andi, Mahrozi, Nurul, Hilda, Lia, Asna, dan satu perwakilan lainnya
Kehadiran seluruh perwakilan disambut hangat oleh Pemerintah Desa Malangbong dan pengelola SPPG
Sambutan Kepala SPPG Dapur Sehat Kartika Sari
Kepala SPPG Dapur Sehat Kartika Sari, Cecep, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kedatangan Bappenas Pusat, Bappeda Garut, serta IPPB Bogor. Ia menyebutkan bahwa kunjungan ini menjadi motivasi baru bagi seluruh pengurus dan kader gizi untuk terus meningkatkan kualitas program pangan dan edukasi gizi di Desa Malangbong.
Cecep menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar program dapur sehat dapat berkembang lebih luas dan memberi dampak lebih besar bagi masyarakat
Peninjauan Fasilitas & Program Pangan Sehat
Rombongan kemudian meninjau fasilitas dapur sehat, melihat proses pengolahan pangan berbahan baku lokal, serta menyaksikan berbagai kegiatan edukasi yang rutin dijalankan SPPG. Program-program yang telah berjalan antara lain:
Pelatihan memasak sehat
Edukasi pencegahan stunting
Pembinaan ibu hamil dan balita
Pelatihan pemanfaatan pangan lokal
Pendampingan kader gizi desa
Melalui kegiatan tersebut, SPPG Kartika Sari berperan sebagai pusat edukasi gizi yang mudah diakses masyarakat.
Apresiasi dari Bappenas, Bappeda, dan IPPB Bogor
Perwakilan Bappenas Pusat, Ibu Lia Yuliana Dewi, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja dan inovasi yang dilakukan SPPG Kartika Sari. Ia menilai bahwa program ini relevan dengan agenda nasional dalam peningkatan gizi masyarakat dan penguatan ketahanan pangan desa.
Sementara itu, Puad dan Deti dari Bappeda Garut juga mengapresiasi keseriusan SPPG dalam membangun edukasi gizi yang berkelanjutan. Mereka menilai program ini layak didorong menjadi percontohan tingkat kabupaten.
Perwakilan IPPB Bogor pun menyampaikan pandangan positif, terutama mengenai metode penyuluhan yang dinilai efektif dan mudah diterapkan oleh masyarakat desa
Dampak Positif Bagi Masyarakat
Sejak berdirinya Dapur Sehat Kartika Sari, pemahaman masyarakat mengenai gizi semakin meningkat. Banyak keluarga kini lebih memahami pentingnya bahan pangan lokal, cara memasak yang sehat, serta kebutuhan gizi anak dan ibu hamil. Hal ini merupakan salah satu indikator keberhasilan program.
Harapan Ke Depan
Dengan adanya kunjungan dari Bappenas, Bappeda, dan IPPB Bogor, Pemerintah Desa dan pengelola SPPG berharap semakin banyak dukungan yang dapat diterima—baik dari segi fasilitas, pelatihan lanjutan, maupun kerja sama program gizi yang lebih besar.
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat desa diharapkan dapat menjadikan SPPG Dapur Sehat Kartika Sari sebagai model unggulan dalam pembangunan gizi tingkat desa.(M.Sopian)
Artikel ini masuk dalam: Breaking News.
Berita Terbaru
- BS Head PTPN IV Regional 4 Apresiasi Tim SDM Solid dan Berdaya Saing Tinggi
- Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tadjuddin Bersama Lurah Barombong Tinjau Langsung Pengerukan Drainase dan Penanganan Jalan Rusak di Jalan Bonto Biraeng
- Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tadjuddin Bersama Lurah Barombong Tinjau Langsung Pengerukan Drainase dan Penanganan Jalan Rusak di Jalan Bonto Biraeng












