WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut, 18 Februari 2026 —
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pakenjeng dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya bencana tanah bergerak di Kampung Sawah Jengkol, RT 05/RW 01, Desa Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Kondisi pergeseran tanah dilaporkan semakin hari semakin meluas dan menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan bagi keselamatan warga setempat.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah milik Bapak Usep Subarna dilaporkan roboh hingga rata dengan tanah. Selain itu, dampak pergerakan tanah juga menyebabkan kerusakan pada puluhan bangunan milik warga lainnya. Retakan tanah yang memanjang serta pergeseran pondasi bangunan mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kemiringan dan dinyatakan tidak layak huni.
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun dari warga, sedikitnya sekitar 40 rumah terdampak, dengan tiga RT mengalami pergeseran tanah yang cukup signifikan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi terjadinya longsor susulan apabila curah hujan kembali meningkat. Sejumlah warga dilaporkan telah mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat terdekat demi menjaga keselamatan keluarga masing-masing.

Selain kerusakan bangunan, warga juga mengalami kerugian material berupa barang-barang kebutuhan pokok rumah tangga, termasuk peralatan dapur, perlengkapan tidur, serta dokumen penting yang tertimbun reruntuhan. Hingga saat ini, nilai total kerugian belum dapat ditaksir secara pasti dan masih menunggu pendataan resmi dari instansi terkait.
Masyarakat setempat berharap adanya perhatian dan respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Garut serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak. Warga memohon agar dilakukan langkah-langkah penanganan darurat, seperti asesmen teknis oleh pihak terkait, penyaluran bantuan logistik, pendirian tenda darurat, serta kajian kemungkinan relokasi apabila kondisi tanah dinyatakan tidak lagi aman untuk dihuni.
Lebih lanjut, warga juga mengharapkan adanya pendataan resmi dan transparan guna memastikan seluruh korban terdampak memperoleh bantuan sesuai ketentuan yang berlaku. Mengingat kondisi tanah yang masih terus bergerak dan berpotensi membahayakan keselamatan jiwa, diperlukan langkah antisipatif dan mitigasi bencana secara komprehensif guna mencegah dampak yang lebih luas.
Situasi di lokasi hingga saat ini masih dalam pemantauan warga dan aparat setempat. Diharapkan koordinasi lintas instansi dapat segera dilakukan demi keselamatan dan kepastian penanganan bagi masyarakat terdampak di Desa Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.
(Jajang ab)
Artikel ini masuk dalam: Informasi Seputar Garut, Peristiwa.











