WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut.01/02/2026.Garut dikenal sebagai daerah yang memiliki pesona alam luar biasa. Salah satu kebanggaan masyarakatnya adalah keberadaan jalan dua arah dengan pemandangan yang indah, yang tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi, tetapi juga menjadi ruang publik tempat masyarakat beraktivitas dan menikmati suasana kota. Di sepanjang jalan ini, khususnya pada hari Sabtu dan Minggu, denyut ekonomi rakyat terasa hidup. UMKM tumbuh dan bergerak, pedagang kecil menjajakan dagangannya, dan masyarakat dari berbagai penjuru datang untuk berbelanja sekaligus berwisata.
Kehadiran UMKM setiap akhir pekan menjadi bukti bahwa jalan kebanggaan masyarakat Garut ini memiliki nilai ekonomi dan sosial yang besar. Aktivitas jual beli menciptakan lapangan pekerjaan, menghidupkan ekonomi keluarga, serta memperkuat identitas Garut sebagai daerah yang ramah dan produktif. Jalan Ibrahim Aji, sebagai salah satu jalur penting, seharusnya menjadi etalase kemajuan dan kerapian kota.
Namun, di balik geliat ekonomi dan indahnya pemandangan, terselip persoalan serius yang tak bisa diabaikan: sampah yang berserakan di sepanjang jalan. Tumpukan sampah, plastik sekali pakai, dan sisa aktivitas pengunjung kerap mengganggu keindahan lingkungan. Pemandangan yang seharusnya menenangkan justru berubah menjadi potret kurangnya pengelolaan dan kesadaran bersama. Kondisi ini bukan hanya merusak estetika, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan dalam jangka panjang.
Melihat kondisi tersebut, Abah Muda (212), Eldy (RRG), dan Opik (WBN) secara tegas mendesak pemerintah daerah untuk segera membereskan permasalahan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Ibrahim Aji. Mereka menilai bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut wajah Garut di mata masyarakat lokal maupun pendatang. Jalan kebanggaan masyarakat seharusnya dirawat, dijaga, dan dikelola dengan serius.
Desakan ini bukan semata kritik, melainkan bentuk kepedulian terhadap Garut. Pemerintah diharapkan tidak hanya melakukan pembersihan sesaat, tetapi juga menghadirkan solusi berkelanjutan. Mulai dari penambahan tempat sampah, pengaturan jadwal kebersihan yang rutin, hingga penegakan aturan bagi pedagang dan pengunjung agar bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Lebih jauh lagi, diperlukan aturan khusus terkait pemeliharaan jalan kebanggaan masyarakat Garut agar tetap bersih, tertib, dan nyaman digunakan oleh semua pihak.
Pada akhirnya, menjaga kebersihan dan keindahan jalan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan warga Garut menjadi kunci utama. Jika kebanggaan terhadap daerah ini benar-benar tumbuh di hati masyarakatnya, maka kebersihan dan kerapian lingkungan akan menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban.
Garut memiliki potensi besar: alam yang indah, masyarakat yang kreatif, dan ekonomi rakyat yang terus bergerak. Dengan pengelolaan sampah yang serius dan aturan pemeliharaan jalan yang jelas, jalan dua arah di Garut khususnya Jalan Ibrahim Aji dapat benar-benar menjadi simbol kebanggaan, keindahan, dan kemajuan daerah.(***)
Artikel ini masuk dalam: Informasi Seputar Garut.













