Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Berita Daerah

Kajian Ungkap Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Terhadap Harga dan Ketersediaan Pangan di Garut

Taufik Hidayat verified

Kajian Ungkap Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Terhadap Harga dan Ketersediaan Pangan di Garut Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Garut, 28 November 2025 – Sebuah kajian mendalam mengungkapkan bahwa implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah memicu lonjakan harga dan potensi kelangkaan komoditas pangan utama, khususnya telur dan daging ayam. Kajian ini menyoroti perlunya evaluasi dan penyesuaian strategi implementasi program untuk meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Kajian yang dilakukan oleh tim independen yang tergabung pada Pusat Kajian dan Advokasi Ekonomi Merah Putih ini menemukan bahwa sejak dimulainya program MBG pada pertengahan Januari 2025, terjadi kenaikan harga yang signifikan pada komoditas pangan di pasar tradisional Garut. Telur ayam mengalami kenaikan sebesar 13.3%, daging ayam ras naik 13.2%, minyak goreng kemasan naik 8.3%, dan beras medium naik 4.0%.

“Lonjakan permintaan yang tiba-tiba akibat program MBG, ditambah dengan spekulasi pasar dan ketergantungan pada pasokan luar daerah, menjadi faktor utama penyebab kenaikan harga ini,” ujar Risman Nuryadi salah satu tim peneliti.

Dampak dari kenaikan harga ini dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah yang mengalami penurunan daya beli dan terpaksa melakukan substitusi menu makanan. Pengusaha kuliner UMKM juga mengalami kesulitan akibat peningkatan biaya operasional dan tergerusnya margin keuntungan.

Kajian ini merekomendasikan beberapa langkah mitigasi yang perlu segera diambil oleh pemerintah daerah, antara lain:

1. Evaluasi dan Penyesuaian Skala Program: Melakukan kajian ulang terhadap skala program MBG untuk disesuaikan dengan kapasitas produksi dan pasokan komoditas pangan lokal.
​
2. Penguatan Rantai Pasokan Lokal: Memberikan dukungan kepada peternak dan petani lokal untuk meningkatkan produksi dan kualitas komoditas pangan, serta memfasilitasi kerjasama antara produsen lokal dengan program MBG.
​
3. Pengendalian Harga dan Distribusi: Melakukan pemantauan intensif terhadap harga dan distribusi komoditas pangan, serta menindak tegas praktik spekulasi yang merugikan masyarakat.
​
4. Diversifikasi Menu MBG: Mengembangkan menu MBG yang lebih beragam dengan memanfaatkan sumber protein alternatif yang lebih terjangkau dan tersedia di daerah Garut.
​
5. Komunikasi Publik yang Efektif: Memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada masyarakat mengenai program MBG, termasuk dampak dan upaya mitigasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Program MBG memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak kita. Namun, implementasinya harus dilakukan dengan cermat dan terukur agar tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian lokal,” tegas Risman.

Pemerintah Kabupaten Garut diharapkan dapat segera menindaklanjuti rekomendasi dari kajian ini untuk memastikan program MBG dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh masyarakat Garut.(opx)

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Taufik Hidayat

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link
RSU UMC Cirebon Raih Juara Nasional Antrean Online Mobile JKN

RSU UMC Cirebon Raih Juara Nasional Antrean Online Mobile JKN

16 Januari 2026 - 19:05

Saat Mengantar Bantuan Warga Kepulauan 3 Orang Meninggal Termaksud Camat Liukang Tupabbiring Pangkep Akibat Tengelam Mengunakan Perahu Jolloro

27 Desember 2025 - 21:07

Patroli Siang Sat Samapta Polres Tator Jaga Kamtibmas dan Berikan Imbauan kepada Masyarakat

11 Desember 2025 - 16:54

Sat Lantas Polres Tana Toraja Lakukan Patroli Blue Light Intensifkan Pengawasan Arus Kendaraan

11 Desember 2025 - 15:18

Lurah Barombong Pimpin Pelaksanaan Pencabutan Nomor Urut Calon Ketua RW dan RT, Dibagi Dua Tahap untuk Efisiensi

27 November 2025 - 21:44