Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Musrenbang RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027 Digelar di Kecamatan Tarogong Kaler

Taufik Hidayat verified

Musrenbang RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027 Digelar di Kecamatan Tarogong Kaler Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

 

Garut.27/01/2026.Pemerintah Kabupaten Garut melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027 untuk wilayah Kecamatan Tarogong Kaler dan Kecamatan Tarogong Kidul, yang diselenggarakan di Kantor Kecamatan Tarogong Kaler, Jalan Suherman No. 22, Kabupaten Garut, pada Selasa (27/1/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Garut drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA, Kepala Bappeda Kabupaten Garut Nasir Alwi, Camat Tarogong Kidul Ahmad Mawardi, Camat Tarogong Kaler Rakhmat Alamsyah, S.Sos, serta jajaran kepala desa dan lurah se-Kecamatan Tarogong Kaler dan Tarogong Kidul.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Garut drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA menyampaikan bahwa kehadiran kepala daerah dalam Musrenbang merupakan kebijakan Bupati Garut agar pemerintah daerah dapat langsung mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus mengawal arah pembangunan daerah.

“Sesuai kebijakan Pak Bupati, Musrenbang harus dihadiri oleh kepala daerah. Selain mendengarkan aspirasi, kami juga memberikan pemahaman dan semangat bahwa pembangunan itu harus punya arah yang jelas, termasuk bagaimana wajah Garut ke depan,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Ia menjelaskan bahwa Garut memiliki banyak potensi produktif, mulai dari sektor pariwisata seperti kawasan Cipanas, sektor pendidikan, hingga pemerintahan. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman bersama terkait kondisi efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah.

“Dengan adanya efisiensi, kita harus tahu harus berbuat apa. Infrastruktur tetap menjadi perhatian, namun pembiayaan pembangunan tentu sangat bergantung pada pendapatan daerah. Kalau pendapatan tidak besar, maka pembangunan juga tidak bisa dibiayai secara maksimal,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah menjadi kunci utama agar pembangunan dapat berjalan optimal. Hal tersebut dapat dicapai dengan mendorong produktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita harus sama-sama berupaya meningkatkan daya beli dan produktivitas masyarakat. Itu yang akan menunjukkan seberapa besar kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan,” pungkasnya.(opx)

Artikel ini masuk dalam: Pemerintah Daerah.

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Taufik Hidayat

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link

KPSI Sulawesi Selatan Gelar Silaturahmi dan Rapat Persiapan Pelantikan Pengurus Daerah Masa Bakti 2025–2029

27 Januari 2026 - 10:12

Tim Relawan Bersih-Bersih Masjid Bersama Pengurus Masjid Wujudkan Masjid Bersih dan Nyaman di Kelurahan Barombong RT 007/RW 009

26 Januari 2026 - 07:05

Casa Riverside, Destinasi Kuliner Bernuansa Alam dan Bali di Bojonggede Kabupaten Bogor

Casa Riverside, Destinasi Kuliner Bernuansa Alam dan Bali di Bojonggede Kabupaten Bogor

25 Januari 2026 - 11:39

Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers, Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Teridentifikasi

24 Januari 2026 - 16:53

Koramil 1408-09/Tamalate Gelar Karya Bhakti Pembersihan Selokan Antisipasi Banjir di Musim Hujan

23 Januari 2026 - 13:15