WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut — Menjelang Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Sabtu 24 Oktober 2025.
Semangat kebersamaan dan nilai perjuangan pemuda kembali hidup di Kecamatan Cibatu. Karang Taruna Kecamatan Cibatu menyambut momentum bersejarah ini dengan menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial, olahraga, ekonomi kreatif, dan budaya lokal di Alun-Alun Cibatu.
Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kampung tumpah ruah memenuhi area acara untuk mengikuti Jalan Santai, Senam Kreasi, Bazaar UMKM, serta kegiatan Kabarulem (Kaulinan Barudak Lembur) yang mengangkat permainan tradisional sebagai identitas budaya masyarakat. Selain itu, pertandingan Adu Muncang yang diikuti 100 peserta menjadi daya tarik tersendiri dan memancing antusiasme warga.
Pelepasan peserta Jalan Santai dipimpin langsung oleh Camat Cibatu, Budiman, S.Sos., didampingi Ketua APDESI Kecamatan Cibatu, Tatan Asmara, serta dihadiri perwakilan Kapolsek Cibatu dan Danramil Cibatu. Kehadiran unsur pemerintah dan keamanan menunjukkan kuatnya sinergi lintas elemen dalam mendorong gerakan pemuda.

Ketua Panitia, Dodi Supriadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang berkumpulnya gagasan, energi, dan peran aktif generasi muda.
> “Sumpah Pemuda adalah pengingat bahwa persatuan harus dirawat. Pemuda Cibatu hadir untuk menghadirkan manfaat dan gerakan sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibatu, Agus atau yang akrab disapa Ukas, menegaskan komitmen Karang Taruna dalam memperkuat potensi sosial masyarakat.
> “Pemuda adalah agen perubahan. Di Cibatu, pemuda bukan hanya berkumpul, tetapi bergerak dan memberi dampak,” tegas Ukas.

Di pertengahan acara, digelar pemberian santunan kepada anak yatim. Momen ini menghadirkan suasana haru dan menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak hanya tentang kebangkitan, tetapi juga kepedulian sosial.
Selanjutnya, kegiatan Kabarulem dan pertandingan Adu Muncang berlangsung meriah sebagai bentuk pelestarian budaya lokal yang terus dijaga di tengah pesatnya perkembangan zaman.
Sebagai penutup, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang Jalan Santai dan Lomba Senam Kreasi, yang disambut dengan penuh kegembiraan oleh para peserta dan warga.
Kegiatan ini menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda di Cibatu bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan nyata untuk memperkuat persatuan, kepedulian, kreativitas, dan jati diri budaya masyarakat.
(Deden H)
Artikel ini masuk dalam: Organisasi, Berita News, news.













