Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Pertanian & Perikanan

Sinergitas Pelaku Usaha Pupuk untuk Mewujudkan Garut Hebat dan Berkelanjutan dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Taufik Hidayat verified

Sinergitas Pelaku Usaha Pupuk untuk Mewujudkan Garut Hebat dan Berkelanjutan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

 

Garut.14 Nopember 2025.Acara Sinergitas Pelaku Usaha Pupuk dengan tema “Dalam Mewujudkan Visi Garut Hebat dan Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Garut” berlangsung di Ruang Serbaguna SMK Negeri 12 Garut. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kejari Garut, wakapolres Garut,Kadis Pertanian Ir Haeruman MP serta Gerakan Terpadu Revolusi Agraria (GTRA), pada Jumat (14/11/2025).

Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia menegaskan bahwa peluang besar dari MBG harus dimanfaatkan secara optimal oleh para petani Garut.

> “Kalau pertaniannya bagus, maka perekonomian masyarakat akan meningkat. Peluang dari MBG sangat besar, dan MBG membutuhkan produk pertanian yang harus kita suplai. Kita harus mampu bersaing,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa melalui GTRA, pemerintah berupaya memberikan alokasi tanah bagi warga sekitar. Selain itu, dukungan pemerintah juga mencakup subsidi pupuk, bantuan bibit, alat, hingga benih. Ia berharap masyarakat semakin bersemangat memanfaatkan peluang tersebut.

Dalam acara tersebut, Bupati Syakur menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Kejari Garut dan Kapolres Garut yang menunjukkan sinergitas antarlembaga demi percepatan program pemerintah.

Terkait kios pupuk yang masih menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), Bupati menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi. Bila masih ditemukan pelanggaran, maka penindakan akan diserahkan kepada aparat berwenang.

Bupati juga menyinggung program “1 Desa 1 Sarjana” yang mulai dicairkan minggu depan. Namun, tidak semua desa dapat terpenuhi tahun ini karena masih terdapat sejumlah kendala, termasuk beberapa desa yang belum memenuhi kuota.

Selain itu, Bupati memberikan tanggapan mengenai aksi demo buruh yang terjadi sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa persoalan tersebut memerlukan kompromi antara pengusaha, buruh, dan pemerintah sebagai penyeimbang. Pemerintah Kabupaten Garut, ujarnya, akan meminta lembaga pengupahan untuk melakukan analisis lebih mendalam.

> “Kemungkinan upah naik atau tidak adalah keputusan pemerintah provinsi. Kita memberikan masukan, namun sampai saat ini belum diputuskan atau ditetapkan,” jelasnya.(Opx)

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Taufik Hidayat

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link
logo warta bela negara

Menteri Pertanian Resmikan Kampung Hortikultura di Kabupaten Purworejo

9 November 2022 - 20:46

logo warta bela negara

Mencegah Krisis Pangan , Satgas Yonif Mekanis 203/AK Buka Lahan Tidur

3 September 2022 - 10:34

logo warta bela negara

Ganjar Pranowo – Jokowi Tanam Bibit Kelapa Genjah di Kabupaten Boyolali

11 Agustus 2022 - 21:35