Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Seni & Pariwisata

Panglima TNI: Pagelaran Wayang Orang, Asli Budaya Indonesia Harus Dilestarikan

Aninggell verified

Panglima TNI: Pagelaran Wayang Orang, Asli Budaya Indonesia Harus Dilestarikan Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Panglima TNI: Pagelaran Wayang Orang, Asli Budaya Indonesia Harus Dilestarikan Teater Roempoet UMC Sukses Gelar Pementasan Surat Pada Gubernur , JAKARTA || Kesenian wayang orang merupakan budaya asli Indonesia, dengan pagelaran ini  diharapakan kita semua
Panglima TNI: Pagelaran Wayang Orang, Asli Budaya Indonesia Harus Dilestarikan Teater Roempoet UMC Sukses Gelar Pementasan Surat Pada Gubernur , JAKARTA || Kesenian wayang orang merupakan budaya asli Indonesia, dengan pagelaran ini  diharapakan kita semua

Panglima TNI: Pagelaran Wayang Orang, Asli Budaya Indonesia Harus Dilestarikan

Teater Roempoet UMC Sukses Gelar Pementasan Surat Pada Gubernur , JAKARTA || Kesenian wayang orang merupakan budaya asli Indonesia, dengan pagelaran ini  diharapakan kita semua seluruh masyarakat Indonesia dapat menonton, terhibur dan ikut melestarikan budaya asli Indonesia.

Hal tersebut disampaikan  Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono yang didampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat memberikan konfrensi press di depan awak media sebelum gelaran wayang orang dengan lakon Pandawa Boyong,  bertempat di Lobby Theater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Minggu (15/1/2023).

Pagelaran seni kebudayaan wayang orang Pandawa Boyong merupakan  ide dari Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat masih menjabat Kasal merupakan kolaborasi TNI dengan Laskar Indonesia Pusaka (LIP) pimpinan Jaya Suprana dan grup wayang orang Bharata.  Pagelaran wayang orang Pandawa Boyongini  melibatkan Pejabat Utama TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Polri  serta 400-an prajurit TNI AL.

“Jadi sekaligus Sinergitas TNI-Polri, selain menjaga kedaulatan, keamanan dan melindungi tumpah darah Indonesia, juga sinergitas TNI Polri untuk melestarikan budaya asli Indonesia,” ucap Panglima TNI.

Seni budaya wayang orang ini menampilkan Panglima TNI yang memerankan tokoh Bima Sena, Kapolri sebagai Prabu Puntadewa, Kasad sebagai Batara Brama, Kasal sebagai Batara Baruna, Kasau sebagai Resi Abayasa dan Ketum Dharma Pertiwi Ny. Vero Yudo Margono memerankan Dewi Nagagini.

Lakon Pandawa Boyong menceritakan tentang Lima orang Ksatria bersaudara boyongan (pindah) dari Alengka yang dikuasai Kurawa ke Astina Pura.  Kepindahan itu untuk mengambil kembali haknya yang kuasai Kurawa. Ksatria Pandawa berperang melawan Kurawa yang jumlahnya jauh lebih besar dan mempunyai persenjataan yang lebih banyak. Namun berkat kesungguhan dan niat baik, Pandawa dapat memenangkan perang.

“Tentunya makna yang bisa diambil dimana angkara murka pasti kalah dengan yang melaksanakan jujur dan ikhlas,” jelas Laksamana TNI Yudo Margono.

Panglima TNI menambahkan selain untuk melestarikan budaya asli Indonesia, pagelaran wayang orang ini juga dalam rangka memperingati hari Dharma Samudra TNI AL yang jatuh pada tanggal 15 Januari setiap tahunnya. Dimana pada waktu itu ada pertempuran di Laut Aru dengan gugurnya Komodor Yos Sudarso di atas KRI Macam Tutul.

Diakhir wawancaranya, Panglima TNI berpesan kepada generasi muda, dengan adanya perkembangan tekhnologi informasi yang serba pesat, jangan sampai meninggalkan budaya luhur bangsa.

“Budaya leluhur bangsa ini masih relevan di zaman seperti ini, masih relevan untuk dilestarikan, untuk diteladani,” pungkasnya.

Selain menampilkan pejabat utama TNI dan Polri, pagelaran ini juga melibatkan para pesohor tanah air seperti Choky Sitohang, Marcella Zalianty, Putri Khairunnisa, Connie Rahakudini Bakrie, Yessy Sutiyoso, Aylawati Sarwono serta Nunung Srimulat.(puspen TNI).

 

Lestarikan Cagar Budaya, Yonarmed 1 Kostrad Bersihkan Area Benteng Hoorn

 

Panglima TNI: Pagelaran Wayang Orang/ danakirtimedia

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Aninggell

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link

Komentar ditutup.

Asuransi Perjalanan Kian Dibutuhkan, Askrida Solusi Perlindungan

Asuransi Perjalanan Kian Dibutuhkan, Askrida Solusi Perlindungan

9 Februari 2026 - 18:40

PT Asuransi Bangun Askrida Tingkatkan Akses Layanan Asuransi di Indonesia

PT Asuransi Bangun Askrida Tingkatkan Akses Layanan Asuransi di Indonesia

8 Februari 2026 - 16:08

Pemprov Jawa Tengah Tekankan Sinergi BUMD–Askrida dalam Penguatan Perlindungan Risiko dan Pembangunan Daerah

Pemprov Jawa Tengah Tekankan Sinergi BUMD–Askrida dalam Penguatan Perlindungan Risiko dan Pembangunan Daerah

5 Februari 2026 - 16:53

ASKRIDA Cabang Jambi Perkuat Layanan Asuransi Umum bagi Masyarakat

ASKRIDA Cabang Jambi Perkuat Layanan Asuransi Umum bagi Masyarakat

5 Februari 2026 - 16:45

Wakapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026

5 Februari 2026 - 16:07

Panglima TNI: Pagelaran Wayang Orang, Asli Budaya Indonesia Harus Dilestarikan Teater Roempoet UMC Sukses Gelar Pementasan Surat Pada Gubernur , JAKARTA || Kesenian wayang orang merupakan budaya asli Indonesia, dengan pagelaran ini  diharapakan kita semua
Panglima TNI: Pagelaran Wayang Orang, Asli Budaya Indonesia Harus Dilestarikan Teater Roempoet UMC Sukses Gelar Pementasan Surat Pada Gubernur , JAKARTA || Kesenian wayang orang merupakan budaya asli Indonesia, dengan pagelaran ini  diharapakan kita semua