UMKMWarga

Pedagang Sayur Rp10 Ribu Bebas Pilih di Puspa Raya Jadi Daya Tarik Warga

FAAL Redaksi
0
×

Pedagang Sayur Rp10 Ribu Bebas Pilih di Puspa Raya Jadi Daya Tarik Warga

Sebarkan artikel ini
Pedagang Sayur Rp10 Ribu Bebas Pilih di Puspa Raya Jadi Daya Tarik Warga
Pedagang Sayur Rp10 Ribu Bebas Pilih di Puspa Raya Jadi Daya Tarik Warga

Pedagang sayur unik di Perumahan Puspa Raya menawarkan konsep Rp10 ribu bebas pilih. Inisiatif ini hadir sejak November 2025 dan menarik pembeli dari dalam maupun luar wilayah.

Bogor, November 2025 — Seorang pedagang sayur dengan konsep unik hadir di Perumahan TNI Puspa Raya, Bojong Baru, Bojonggede, Kabupaten Bogor. Dengan harga Rp10.000, pembeli bebas memilih berbagai jenis sayuran. Berlokasi di samping Masjid Al-Muhajirin RW 12, pedagang ini menarik minat warga sejak pertama kali berjualan.

Konsep Jualan Rp10 Ribu Bebas Pilih

Pedagang sayur ini menawarkan konsep sederhana namun jarang ditemui. Setiap pembeli cukup membayar Rp10.000 dan diperbolehkan memilih aneka sayuran sesuai kebutuhan rumah tangga. Tidak ada batasan jenis sayur, selama masih dalam porsi wajar yang telah ditentukan pedagang.
Konsep tersebut dinilai memudahkan warga, khususnya ibu rumah tangga, untuk memenuhi kebutuhan dapur harian tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selain praktis, harga yang terjangkau juga membuat warga bisa berhemat di tengah naik-turunnya harga bahan pangan.

Lokasi Strategis di Lingkungan Warga

Pedagang ini mangkal di samping Masjid Al-Muhajirin RW 12 Perumahan TNI Puspa Raya. Lokasi tersebut dinilai strategis karena mudah diakses warga, terutama saat aktivitas masyarakat sedang ramai, seperti selepas salat atau akhir pekan.
Keberadaan pedagang sayur ini secara tidak langsung juga menambah aktivitas ekonomi di lingkungan perumahan. Warga tidak perlu pergi jauh ke pasar tradisional atau toko sayur untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Sudah Berjualan Sejak November 2025

Pedagang sayur Rp10 ribu ini diketahui sudah berjualan sejak November 2025. Meski terbilang baru, respons warga cukup positif. Setiap kali berjualan, pembeli datang silih berganti hingga dagangan habis.
Namun, pedagang ini tidak setiap hari hadir. Ia hanya berjualan satu kali dalam sepekan di lokasi tersebut, sehingga warga biasanya sudah menunggu dan menyesuaikan waktu belanja mereka.

Harapan Ketua RW untuk Warga

Ketua RW 12 Perumahan TNI Puspa Raya, Trisno Irianto, menyambut baik kehadiran pedagang sayur dengan harga terjangkau tersebut. Ia berharap konsep penjualan seperti ini dapat membantu meringankan kebutuhan warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Menurut Trisno, tujuan awal pedagang berjualan di lingkungan tersebut adalah agar harga sayur bisa lebih terjangkau bagi warga sekitar. Namun, seiring waktu, pembeli tidak hanya berasal dari dalam wilayah RW 12.

Pembeli Juga Datang dari Luar Wilayah

Menariknya, meski ditujukan untuk warga sekitar, banyak pembeli yang datang dari luar Perumahan Puspa Raya. Informasi mengenai harga murah dan konsep bebas pilih membuat pedagang ini cepat dikenal, bahkan di lingkungan sekitar Bojonggede.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan bahan pangan murah masih sangat tinggi, sekaligus menjadi bukti bahwa konsep sederhana dapat menarik minat masyarakat luas.

Pedagang Asal Rumpin, Kabupaten Bogor

Pedagang sayur tersebut diketahui berasal dari wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor. Ia sengaja berkeliling ke beberapa lokasi permukiman untuk menjajakan dagangannya, termasuk ke Perumahan TNI Puspa Raya.
Dengan sistem berjualan keliling dan jadwal mingguan, pedagang ini berusaha menyesuaikan stok agar tetap segar dan berkualitas. Sayuran yang dijual umumnya merupakan kebutuhan pokok rumah tangga, seperti kangkung, bayam, sawi, wortel, hingga cabai dan bawang.

Potret UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Keberadaan pedagang sayur Rp10 ribu bebas pilih ini menjadi gambaran nyata ekonomi kerakyatan yang masih bertahan di tengah perubahan zaman. Tanpa promosi besar, pedagang mengandalkan kepercayaan warga dan konsistensi harga.
Warga berharap pedagang seperti ini bisa terus berjualan secara rutin. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, kehadirannya juga mempererat interaksi sosial antarwarga di lingkungan perumahan.


Bantuan Kemanusiaan Graha Puspa dan Kartika untuk Korban Bencana Sumatera

Wisuda Profesi AAMAI XXXII, 3 Pegawai Askrida Resmi Bergelar A2IK

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 11 Maret 2026

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Diterbitkan pertama kali oleh FAAL Redaksi Jam 17:47 Tanggal 17 Desember 2025 di Warta Bela Negara - WBN.

DARI REDAKSI

Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.

Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi

Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

SANGAHAN

Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.

Penerbit

Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com

Legal

Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.

Bisnis

Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi
Jenderal Suyudi Ario Seto - Menjadi Polisi Adalah Kehormatan