BeritaBerita Utama

YouTuber Resbob Resmi Di DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

Aninggell
×

YouTuber Resbob Resmi Di DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

Sebarkan artikel ini
YouTuber Resbob Resmi Di-DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

YouTuber Resbob resmi di-DO dari UWKS setelah terbukti melanggar kode etik kampus terkait kasus penghinaan suporter Persib dan suku Sunda yang viral di media sosial.
YouTuber Resbob resmi di-DO dari UWKS setelah terbukti melanggar kode etik kampus terkait kasus penghinaan suporter Persib dan suku Sunda yang viral di media sosial.

YouTuber Resbob Resmi Di DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

SURABAYA— YouTuber Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan atau Resbob resmi dikeluarkan dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) setelah terbukti melanggar kode etik mahasiswa terkait kasus penghinaan terhadap suporter Persib Bandung dan masyarakat suku Sunda yang viral di media sosial.

Status Resbob sebagai Mahasiswa UWKS

Rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Rr Nugrahini Susantinah Wisnujati, membenarkan bahwa Resbob tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UWKS. Namun, yang bersangkutan dinilai tidak menjalani proses perkuliahan secara optimal sejak awal masa studinya.

Baca berita lain disini: Ukhti Mukenah Pink Asli Viral, Diburu Warganet

Menurut Nugrahini, Resbob terdaftar sebagai mahasiswa semester tiga, tetapi kehadiran dan partisipasinya dalam kegiatan akademik tidak berjalan penuh sebagaimana ketentuan yang berlaku di lingkungan kampus.

Baca berita lain disini: Miris Ada Belatung Di Sajian MBG Karang Mukti Salawu

Jarang Mengikuti Perkuliahan

Dalam pernyataan resminya, pihak rektorat menyebutkan bahwa mahasiswa tersebut tidak mengikuti pembelajaran secara menyeluruh. Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan dalam evaluasi akademik dan etik yang dilakukan oleh universitas.

Baca berita lain disini: Viral Akun BJORKANISM_REAL Ngaku Hacker Bjorka, Sebut OJK dan Investasi Bali

Resbob juga diketahui merupakan kakak dari konten kreator Muhammad Jannah alias Bigmo, yang sama-sama aktif di media sosial.

Keputusan Drop Out Berdasarkan Rapat Rektorat

UWKS mengambil langkah tegas setelah menggelar rapat rektorat dengan mempertimbangkan rekomendasi dari Komisi Pertimbangan Etik Mahasiswa. Hasil rapat tersebut memutuskan pemberian sanksi terberat berupa pencabutan status mahasiswa.

Sanksi Terberat: Pencabutan Status Mahasiswa

Rektor UWKS menetapkan keputusan drop out terhadap Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan dengan nomor induk mahasiswa 24520017. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Nomor 324 Tahun 2025.

Sanksi berlaku sejak tanggal ditetapkannya keputusan rektor pada 14 Desember 2025, yang secara resmi mengakhiri status Resbob sebagai mahasiswa UWKS.

Komitmen Kampus Menjaga Nilai Toleransi

Atas peristiwa tersebut, Nugrahini menegaskan komitmen Universitas Wijaya Kusuma Surabaya untuk tetap menjadi institusi pendidikan yang inklusif, beradab, dan menjunjung tinggi nilai toleransi sesuai dengan Pancasila.

Penegakan Kode Etik Akademik

Pihak kampus menilai keputusan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional dalam menjaga lingkungan akademik yang aman, saling menghormati, serta menghargai keberagaman.

UWKS menegaskan bahwa setiap mahasiswa memiliki kewajiban untuk menjaga sikap, perilaku, dan ucapan, baik di lingkungan kampus maupun di ruang publik, termasuk media sosial.


Kuliah Ke Luar Negeri Gratis Lewat Beasiswa Penuh

YouTuber Resbob Resmi Di DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Aninggell
YouTuber Resbob resmi di-DO dari UWKS setelah terbukti melanggar kode etik kampus terkait kasus penghinaan suporter Persib dan suku Sunda yang viral di media sosial.
YouTuber Resbob resmi di-DO dari UWKS setelah terbukti melanggar kode etik kampus terkait kasus penghinaan suporter Persib dan suku Sunda yang viral di media sosial.