WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
GARUT.(05 April 2026).Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan, Ketua KNPI Garut, Agil Syahrizal,Dalam Pidatonya didepan tamu undangan kehormatan diantaranya Bupati Garut DR H Syukur Amin,Kadispora,Kesbangpol,Kapolsek Tarogong kidul,Ketua DPC GMNI Bandung,Ketua DPC GMNI Garut dan Alumni GMNI,(Sabtu 4 April 2026)di Gedung Pemuda jalan Merdeka Haurpanggung Tarogong Kidul Garut, Agil menyampaikan sambutan pada acara Refleksi dan Peringatan Dies Natalis ke-72 GMNI. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan perjalanan panjang organisasi, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas kontribusi nyata GMNI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Agil Syahrizal mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang selama ini dinilai konsisten dalam menjalankan nilai-nilai gotong royong sebagai bagian dari implementasi Pasal 33 UUD 1945. Ia menekankan bahwa semangat kolektivitas dan kebersamaan yang terus dijaga oleh GMNI merupakan fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“GMNI telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menghidupkan semangat gotong royong, yang bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan dalam gerakan nyata di tengah masyarakat. Ini sejalan dengan amanat konstitusi kita, khususnya Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan,” ujar Agil.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti peran GMNI dalam mengembangkan potensi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan ideologis. Menurutnya, GMNI telah berhasil menjadi wadah kaderisasi yang menanamkan nilai-nilai Pancasila secara utuh dan berkelanjutan.
Agil menambahkan bahwa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, konsistensi GMNI dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila menjadi sangat relevan. Ia menilai bahwa GMNI tidak hanya menjaga warisan pemikiran Bung Karno, tetapi juga mengaktualisasikannya dalam konteks kekinian.
“Nilai-nilai yang diwariskan oleh Bung Karno bukan sekadar sejarah, tetapi menjadi pedoman dalam menghadapi dinamika bangsa saat ini. GMNI telah membuktikan bahwa mereka mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai tersebut dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Selain itu, Agil juga mengapresiasi sikap kritis GMNI terhadap kebijakan pemerintah. Ia menilai bahwa sikap kritis yang dibangun oleh GMNI merupakan bentuk kecintaan terhadap bangsa dan daerah, bukan semata-mata kritik tanpa arah.
“Kritik yang konstruktif adalah bagian dari demokrasi yang sehat. GMNI telah menunjukkan bahwa mereka mampu menjadi mitra strategis pemerintah, dengan memberikan masukan yang membangun demi kemajuan daerah, khususnya di Kabupaten Garut,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Agil Syahrizal berharap agar GMNI terus mempertahankan konsistensi dan semangat juangnya dalam mengawal nilai-nilai kebangsaan. Ia juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersinergi dalam membangun daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
“Momentum Dies Natalis ke-72 ini harus menjadi penguat semangat bagi GMNI untuk terus berkontribusi nyata bagi bangsa dan daerah. KNPI Garut siap bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan cita-cita bersama,” pungkasnya.
Acara refleksi ini pun menjadi bukti bahwa semangat perjuangan dan kebersamaan masih terus hidup, serta menjadi harapan bagi masa depan bangsa yang lebih baik.(opx)







