WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut.21/01/2026.Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Golkar, H. Imat Rohimat, S.IP., M.M., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang ll Tahun 2026 pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus meninjau berbagai persoalan yang dihadapi warga di daerah pemilihannya.
Dalam pelaksanaan reses kali ini, H. Imat Rohimat memilih lokasi di kawasan edu wisata, yang sekaligus dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi desa wisata setempat. Menurutnya, konsep reses di lokasi wisata edukatif tidak hanya efektif sebagai sarana dialog dengan masyarakat, tetapi juga dapat mendorong pengembangan potensi lokal agar lebih dikenal luas.
> “Kebetulan reses kali ini kita ambil di edu wisata, sambil mempromosikan desa wisata. Ini penting agar potensi desa bisa terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar H. Imat Rohimat.
Dalam dialog bersama warga dan para pengurus desa, sebagian besar aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan kebutuhan bantuan perbaikan rumah, khususnya program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni). H. Imat menjelaskan bahwa tingginya pengajuan bantuan tersebut tidak terlepas dari kondisi cuaca, terutama musim hujan yang menyebabkan banyak rumah warga mengalami kerusakan, bahkan runtuh.
> “Kebanyakan aspirasi dari pengurus desa dan masyarakat itu mengajukan BSPS atau Rutilahu. Mungkin karena musim hujan, banyak rumah warga yang kondisinya rusak dan runtuh,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, H. Imat Rohimat menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik melalui mekanisme di tingkat kabupaten maupun dengan mendorongnya ke tingkat yang lebih tinggi. Ia menyampaikan bahwa usulan-usulan tersebut akan dimasukkan ke dalam SPD (Sistem Perencanaan Daerah) agar dapat diproses sesuai ketentuan.
Namun demikian, ia juga mengungkapkan bahwa kuota bantuan perumahan di Kabupaten Garut pada tahun 2026 sangat terbatas, yakni hanya sekitar 90 unit rumah yang dapat direalisasikan.
> “Kalau Garut tidak memenuhi, karena di tahun 2026 ini kabupaten hanya mengarahkan sekitar 90 rumah saja, maka saya akan menerobos ke pusat,” tegas H. Imat.
Sebagai kader Partai Golkar, H. Imat Rohimat menyatakan optimisme bahwa perjuangan tersebut dapat diperkuat melalui jalur partai di tingkat nasional. Ia menyebutkan akan berkoordinasi dan mendorong aspirasi masyarakat Garut ke Komisi II DPR RI, di mana Partai Golkar memiliki wakil, yakni H. Ade Ginanjar.
> “Kita dari Golkar punya anggota DPR RI di Komisi II, Pak Ade Ginanjar. Insyaallah aspirasi masyarakat Garut akan saya sampaikan dan perjuangkan di sana,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses ini, H. Imat Rohimat berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan perumusan kebijakan yang tepat sasaran, khususnya dalam meningkatkan kualitas hunian layak bagi warga serta mendorong pengembangan desa wisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi lokal.
Kegiatan reses ditutup dengan dialog terbuka dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD Kabupaten Garut demi pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.(opx)
Artikel ini masuk dalam: Berita Daerah, Informasi Seputar Garut.
Berita Terbaru
- Bersinergi dengan Ketua RT dan RW, Satlinmas Barombong Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif Melalui Patroli Wilayah dan Posko Bersama Kelurahan Barombong
- Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, 1 Korban Teridentifikasi
- Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan bersama Pihak terkait Mengumumkan Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500












