WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut.12 Pebruari 2026.Dalam rangka menyambut Hari Jadi Garut (HJG) ke-213,16 Pebruari mendatang, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., melaksanakan kegiatan ziarah ke makam para leluhur Garut yang merupakan Bupati ke-3, ke-4, dan ke-5. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Komplek Makam Keluarga Hoofd Panghoeloe R.H.M. Moesa, Jalan Kabupaten, Kota Wetan, Garut.
Ziarah tersebut dihadiri oleh Bupati Garut H. Syakur Amin beserta jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta rombongan pejabat lainnya. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian agenda penting menjelang peringatan Hari Jadi Garut yang ke-213, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan para pendahulu dalam membangun Kabupaten Garut.

Dalam suasana yang khidmat dan penuh penghormatan, rombongan melakukan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Garut serta harapan agar daerah tersebut semakin maju, aman, dan sejahtera di masa yang akan datang.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., secara langsung meniramkan air ke makam leluhur Garut sebagai simbol penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pemimpin terdahulu. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta ziarah untuk mengenang nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan kepemimpinan yang telah diwariskan.
Dalam keterangannya, Kapolres Garut menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan institusi Polri dan Pemerintah Daerah terhadap sejarah dan tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Kabupaten Garut.
“Kegiatan ini merupakan momentum untuk mengenang dan meneladani semangat perjuangan para leluhur Garut. Semoga semangat pengabdian mereka menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat,” ujar AKBP Yugi Bayu Hendarto.
Sementara itu, Bupati Garut H. Syakur Amin menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Garut ke-213 harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat persatuan dan membangun Garut yang lebih maju. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah serta meningkatkan sinergitas antarinstansi demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.
Komplek Makam Keluarga Hoofd Panghoeloe R.H.M. Moesa sendiri merupakan salah satu situs bersejarah di Kabupaten Garut yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para tokoh penting daerah. Keberadaannya tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi simbol perjalanan panjang pemerintahan dan peradaban Garut dari masa ke masa.
Kegiatan ziarah ditutup dengan tabur bunga dan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi serta pengingat akan pentingnya menjaga warisan sejarah. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut dan Polres Garut dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Dengan mengusung semangat Hari Jadi Garut ke-213, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta melanjutkan perjuangan para leluhur dalam mewujudkan Garut yang unggul, berdaya saing, dan bermartabat.(opx)
Artikel ini masuk dalam: Informasi Seputar Garut.











