WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Bogor, 29 Agustus 2025 Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Dramaga, Kabupaten Bogor, Jumat (29/8/2025). Insiden melibatkan pengendara motor Honda Beat Street dengan truk tangki Pertamina dan menewaskan seorang pengendara berinisial RNR di lokasi kejadian.
Kronologi Kecelakaan di Jalan Raya Dramaga
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya, mengungkapkan peristiwa nahas itu terjadi di Kampung Babakan, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga. Menurutnya, korban RNR yang mengendarai motor Honda Beat Street bernopol F 3420 FJW bergerak dari arah Dramaga menuju Kota Bogor.
“Korban mencoba mendahului truk tangki Pertamina bernopol B 9571 SFV yang bergerak searah di depannya,” kata Ferdhyan.
Namun, saat menyalip, motor korban bersenggolan dengan pengendara lain dari arah berlawanan. Akibatnya, korban kehilangan kendali dan terjatuh ke arah kiri jalan.
Kondisi Korban Setelah Kecelakaan
Saat terjatuh, tubuh korban langsung terlindas ban belakang kanan truk tangki Pertamina. Luka parah pada bagian kepala dan dada membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban terjatuh ke kiri dan terlindas truk, sehingga meninggal dunia di tempat,” jelas Ferdhyan.
Petugas Satlantas Polres Bogor yang datang ke lokasi segera mengevakuasi korban. Jenazah RNR kemudian dibawa ke RSUD Moh Noh Nur, Leuwiliang, Kabupaten Bogor untuk proses lebih lanjut.
Respon Kepolisian dan Imbauan Keselamatan
Satlantas Polres Bogor menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian saat berkendara, terutama di jalur padat seperti Jalan Raya Dramaga.
“Pengendara diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi jalan dan menjaga jarak aman, khususnya saat akan menyalip kendaraan besar,” ucap Ferdhyan.
Pihak kepolisian juga tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi dan pengendara lain yang terlibat dalam insiden tersebut.
Jalan Raya Dramaga Rawan Kecelakaan
Jalan Raya Dramaga dikenal sebagai salah satu jalur padat kendaraan di Kabupaten Bogor. Lalu lintas padat setiap harinya, terutama karena jalur ini menghubungkan kawasan perkampungan, pusat pendidikan, hingga akses menuju Kota Bogor.
Sejumlah warga menilai, kondisi jalan yang sempit namun dipadati kendaraan besar seperti truk dan bus seringkali menjadi pemicu kecelakaan. Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah daerah bersama kepolisian dapat menambah rambu lalu lintas serta memperketat pengawasan di jalur tersebut.
Penulis: Alfian
Editor: FA Redaksi
Sumber : Radar
Pemerintahan Kabupaten Bogor 2025–2030 Dipimpin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi