Ketua BEM UGM Layangkan Tantangan Debat Terbuka Kepada Presiden Prabowo Subianto

×

Ketua BEM UGM Layangkan Tantangan Debat Terbuka Kepada Presiden Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

 

YOGYAKARTA – Gelombang aspirasi mahasiswa kembali memuncak. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) secara resmi menyatakan kesiapannya untuk berhadapan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah forum debat terbuka. Langkah ini diambil sebagai respons atas berbagai kebijakan strategis nasional yang dinilai perlu mendapat klarifikasi langsung dari kepala negara.

Dalam pernyataan resminya, pihak BEM UGM menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar kritik sepihak atau aksi retorika semata, melainkan sebuah upaya untuk menghidupkan kembali budaya dialektika di lingkungan akademis.

Poin Utama Tantangan Debat
Mahasiswa mengajukan tiga syarat utama guna menjamin kualitas dan transparansi diskusi:

Kehadiran Ribuan Mahasiswa: Forum harus digelar di hadapan massa mahasiswa sebagai saksi sekaligus representasi suara rakyat.

Tanpa Perantara: Komunikasi dilakukan secara dua arah langsung antara Presiden dan perwakilan mahasiswa tanpa melalui staf ahli atau menteri terkait.

Kebebasan Bertanya: Tidak ada batasan atau sensor terhadap topik pertanyaan, mencakup isu ekonomi, hak asasi manusia, hingga lingkungan hidup.

Membangun Budaya Dialog
“Kami menginginkan dialog langsung dan adu gagasan yang substansial. Ini semua demi kepentingan publik dan masa depan bangsa,” ujar perwakilan mahasiswa dalam keterangan tertulisnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan pernyataan resmi terkait kesediaan Presiden Prabowo untuk memenuhi tantangan tersebut. Namun, sejumlah pengamat politik menilai bahwa jika forum ini terealisasi, hal tersebut akan menjadi preseden positif bagi demokrasi Indonesia, di mana pemimpin negara bersedia diuji gagasannya langsung oleh kaum intelektual muda.

Acara ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi pemerintah untuk menjelaskan visi besar mereka secara transparan, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik yang konstruktif dan berbasis data. (C S)

Artikel ini masuk dalam: Berita Trending.

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Abah Rohman