Ketua KNPI Garut Agil Syahrizal Hadiri Kajian Ramadan Bertema “Fikih Keseharian di Era Digital

×

Ketua KNPI Garut Agil Syahrizal Hadiri Kajian Ramadan Bertema “Fikih Keseharian di Era Digital

Sebarkan artikel ini

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

 

Garut. Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Garut, Agil Syahrizal, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam program Kajian Ramadan bertema “Fikih Keseharian di Era Digital” yang disampaikan oleh Ceng Ginan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa sore, 24 Februari 2026, bertempat di Gedung Pemuda, Jalan Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut.

Dalam sambutannya, Agil Syahrizal menyampaikan bahwa program Kajian Ramadan ini merupakan agenda rutin yang digelar dua kali dalam satu minggu selama bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut menjadi wadah pembelajaran bagi para pemuda untuk memperdalam pemahaman keislaman, khususnya dalam menyikapi perkembangan zaman di era digital.

“Alhamdulillah, pada sore hari ini kegiatan dihadiri oleh perwakilan pemuda. Ini menunjukkan antusiasme dan semangat generasi muda dalam menuntut ilmu serta memperkuat nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa KNPI Garut telah merencanakan berbagai kegiatan sosial ke depan. Di antaranya adalah penyelenggaraan pasar murah serta santunan bagi anak yatim dan kaum duafa yang insyaallah akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Dalam kajian tersebut juga dibahas pentingnya menyikapi sistem informasi dan perkembangan media digital secara bijak. Umat Islam diajak untuk memahami bagaimana cara memberikan komentar, menanggapi informasi, serta berinteraksi di ruang digital sesuai dengan tuntunan Islam. Hal ini menjadi bagian dari upaya menyempurnakan ibadah puasa, tidak hanya secara ritual, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari.

Agil menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum pembelajaran dan refleksi diri. Umat Islam diajak untuk mengambil hal-hal yang baik dan meninggalkan yang tidak baik, serta senantiasa bersikap optimis dalam menghadapi tantangan zaman.

Ia juga berharap adanya sinergi dan masukan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, dalam menyikapi situasi saat ini. “Insyaallah, dengan kebersamaan dan semangat optimisme, kita yakin Garut ke depan akan semakin hebat,” pungkasnya.(opx)

Artikel ini masuk dalam: Informasi Seputar Garut.

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Taufik Hidayat