WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Β Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
GARUT,22/1/2026.Dewan Kesenian Garut (DKG) resmi menggelar Musyawarah Seni (Musen) Tahun 2026 di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, Jawa Barat, Kamis (22/01/2026). Agenda ini menjadi momentum penting bagi insan seni dan budaya di Garut untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menentukan arah kepemimpinan DKG ke depan.
Musen 2026 mengusung tiga agenda utama yang krusial, yakni penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode 2022β2026, pembahasan Program Kerja tahun 2026β2027, serta pemilihan Ketua Dewan Kesenian Garut untuk masa bakti 2026β2030.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Garut yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga, jajaran pengurus DKG, para ketua induk organisasi seni yang berada di bawah naungan DKG, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai komunitas seni dan budaya.
Dalam sambutannya yang sekaligus membuka Musyawarah Seni, Kepala Disparbud Garut, Beni Yoga, menegaskan pentingnya peran strategis DKG sebagai wadah utama para seniman di Kabupaten Garut. Ia berharap, ke depan DKG mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme manajemen, serta semakin adaptif terhadap dinamika perkembangan seni dan budaya.
βDKG harus terus berbenah. Bukan hanya sebagai simbol, tapi benar-benar hadir sebagai rumah besar para seniman Garut. Manajemen yang tertata dan program yang relevan akan membuat eksistensi DKG semakin terasa di tengah masyarakat,β ujar Beni Yoga di hadapan peserta Musen.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku seni menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan kebudayaan daerah, termasuk dalam upaya pelestarian seni tradisi sekaligus pengembangan seni kontemporer yang diminati generasi muda.
Usai pembukaan resmi, Musyawarah Seni dilanjutkan dengan sidang pleno. Forum ini menjadi ruang diskusi dan pengambilan keputusan untuk membahas seluruh agenda yang telah disusun oleh panitia, mulai dari evaluasi kinerja organisasi hingga perumusan arah kebijakan DKG ke depan.
Ketua Dewan Kesenian Garut periode 2022β2026, Anting Irawan RG, secara langsung membacakan laporan pertanggungjawaban kepengurusan di hadapan peserta musyawarah. Dalam laporannya, Anting memaparkan capaian program, dinamika organisasi, serta berbagai tantangan yang dihadapi DKG selama empat tahun terakhir.
LPJ tersebut menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh peserta Musen, sekaligus dasar untuk menyusun program kerja yang lebih progresif dan sesuai dengan kebutuhan ekosistem seni di Kabupaten Garut.
Musyawarah Seni DKG 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan. Dengan terpilihnya ketua baru periode 2026β2030, DKG diharapkan mampu melahirkan inovasi, memperluas ruang ekspresi seniman, serta memperkuat posisi seni dan budaya Garut di tingkat regional maupun nasional.
Dalam Musen tersebut terpilih Ketua DKG Periode 2026-2030, Agus Obat Santana yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris. Agus terpilih melalui aklamasi.(Opx)
Artikel ini masuk dalam: Berita Daerah, Pelantikan.
Berita Terbaru
- Bersinergi dengan Ketua RT dan RW, Satlinmas Barombong Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif Melalui Patroli Wilayah dan Posko Bersama Kelurahan Barombong
- Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, 1 Korban Teridentifikasi
- Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan bersama Pihak terkait Mengumumkan Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500













