WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut. 16/01/2026.Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa agung dan bersejarah dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad S.A.W. Peristiwa ini bukan sekadar perjalanan luar biasa yang melampaui batas ruang dan waktu, melainkan juga sarat dengan nilai keimanan, ketakwaan, serta pelajaran spiritual yang sangat mendalam bagi seluruh umat Islam hingga akhir zaman.
Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab, di mana Rasulullah S.A.W diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina (Isra), kemudian dilanjutkan dengan perjalanan naik ke Sidratul Muntaha (Mi’raj) untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT, yaitu kewajiban salat lima waktu. Peristiwa ini menjadi bukti nyata kebesaran Allah SWT sekaligus kemuliaan Nabi Muhammad S.A.W sebagai utusan-Nya.
Dalam kondisi Rasulullah S.A.W yang saat itu sedang menghadapi masa-masa sulit—kehilangan orang-orang tercinta, tekanan dari kaum Quraisy, dan beratnya perjuangan dakwah—Allah SWT memberikan penghiburan sekaligus penguatan iman melalui Isra Mi’raj. Hal ini mengajarkan kepada umat Islam bahwa di balik setiap ujian dan kesulitan hidup, selalu ada hikmah, pertolongan, dan jalan keluar dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang sabar dan bertakwa.
Makna utama dari Isra Mi’raj adalah pentingnya salat sebagai tiang agama. Salat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, membentuk akhlak mulia, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Melalui salat, umat Islam diajak untuk senantiasa mengingat Allah dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.
Peristiwa Isra Mi’raj juga mengajarkan nilai keimanan yang kokoh, kejujuran, kesabaran, serta ketaatan total kepada perintah Allah SWT. Umat Islam dituntut untuk meneladani akhlak Rasulullah S.A.W dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap rendah hati, kasih sayang, keadilan, serta kepedulian terhadap sesama.
Di tengah tantangan zaman modern yang penuh dengan dinamika sosial, budaya, dan moral, peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi diri. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pengingat agar senantiasa memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat iman, dan menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W 27 Rajab 1447 Hijriah / 16 Januari 2026,
H. Riki Muhamad Sidik (Ketua Fraksi) Sos,
Endang Saepudin,
Putri Tantia, Amd.Keb,
Nuri Nurdiawih, SE,
Fraksi Partai Demokrat,
mengucapkan Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W.
Semoga melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan keteladanan dari perjalanan suci Rasulullah S.A.W, sehingga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari dengan meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta ketaatan dalam beribadah kepada Allah SWT.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, hidayah, dan keberkahan bagi kita semua. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.(opx)
Artikel ini masuk dalam: Berita Daerah, Informasi Seputar Garut.
Berita Terbaru
- Bersinergi dengan Ketua RT dan RW, Satlinmas Barombong Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif Melalui Patroli Wilayah dan Posko Bersama Kelurahan Barombong
- Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, 1 Korban Teridentifikasi
- Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan bersama Pihak terkait Mengumumkan Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500













