Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Suara Pembaca

Siswi Mungil Di Garut Terbaring Lemah, Warga Soroti Kendala Administrasi Domisili Untuk Akses Bantuan

Abah Rohman verified

Siswi Mungil Di Garut Terbaring Lemah, Warga Soroti Kendala Administrasi Domisili Untuk Akses Bantuan Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

 

Garut, 1 Januari 2026 — Kondisi kesehatan seorang siswi kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Miranti saat ini menjadi perhatian dan keprihatinan warga Kampung Kubang Angsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Miranti dilaporkan hanya dapat terbaring lemah di tempat tidur akibat menahan rasa sakit yang dialaminya hingga saat ini.

Pada Kamis, 1 Januari 2026, warga setempat menerima kedatangan pihak keluarga Miranti yang datang dari Bandung dengan tujuan membantu proses pengobatan terhadap kondisi kesehatan Miranti. Untuk sementara waktu, Miranti berada dan dirawat di rumah orang tuanya yang beralamat di Kampung Kubang Angsana RT 01/RW 02, Desa Sukamulya.

Orang tua Miranti, Jajang Suhendar selaku ayah dan Mimin selaku ibu, menyampaikan bahwa meskipun mereka merupakan warga asli Kampung Kubang Angsana, namun secara administratif Kartu Keluarga (KK) mereka saat ini tercatat berdomisili di Bandung.

Ibu Mimin menuturkan bahwa pihak keluarga telah berupaya mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah desa setempat. Namun, berdasarkan penjelasan yang diterima, permohonan tersebut belum dapat ditindaklanjuti karena terkendala persyaratan administrasi, khususnya terkait status domisili keluarga yang tercatat di luar wilayah Desa Sukamulya.

Kendala administratif tersebut dinilai semakin memberatkan kondisi keluarga, mengingat Miranti masih memerlukan penanganan medis lanjutan dan dalam keadaan lemah akibat rasa sakit yang terus dirasakannya.

Atas kondisi tersebut, warga berharap adanya perhatian serius serta kebijakan yang mengedepankan aspek kemanusiaan dari pihak-pihak terkait, agar persoalan administrasi domisili tidak menjadi penghambat dalam pemberian bantuan bagi seorang anak yang tengah membutuhkan pertolongan medis.

(Asep suhaya)

Artikel ini masuk dalam: Suara Pembaca.

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Abah Rohman

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link

Dpt Menghilang, Surat Undangan Pemilih Berkurang Pada Pemilihan RT/RW Sekitar Makassar: Ada Apa Dengan Anggaran Pemerintah 5,4 M?

9 Desember 2025 - 08:05

logo warta bela negara

Pelanggan Mengeluh, Ketum GBNN: Bupati Tegur Perumda Tirta Jati

5 Agustus 2023 - 10:01

logo warta bela negara

M.Nasir : Misi Suci Prajurit di Perbukitan Cianjur

11 Desember 2022 - 00:58

logo warta bela negara

Kasus Bully Di Sekolah Yang Menyebakan Depresi Berat

17 September 2022 - 13:27