WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut-14 februari 2026,Sebanyak 1.160 mahasiswa program Sarjana dan Magister resmi menyandang gelar akademik dalam Wisuda Angkatan ke-XLIII Gelombang I Tahun Akademik 2025–2026 yang digelar di halaman kampus Universitas Garut, Sabtu (14/2/2026). Prosesi ini menjadi momen bersejarah yang tidak hanya menandai kelulusan, tetapi juga menegaskan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah dan penguatan bangsa.
Rektor Universitas Garut, Dr. Irfan Nabhani, S.E., M.T., memimpin langsung jalannya sidang senat terbuka tersebut. Sejumlah pejabat nasional dan daerah turut hadir, di antaranya Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) Dr. H. T.B. Ace Hasan Syadzily, M.Si., Sekretaris Utama Lemhanas RI Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra S, M.Si., Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet, S.E., serta Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.
Dalam sambutannya, Ace Hasan menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi memikul tanggung jawab sosial yang besar. Ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, kata dia, harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah asal.
Ia menyoroti potensi Kabupaten Garut yang kaya akan sektor pertanian, kelautan, dan peternakan. Potensi tersebut, menurutnya, hanya dapat berkembang optimal jika didukung sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Ace juga mengingatkan bahwa ketahanan nasional berakar dari ketahanan daerah. Ketika daerah kuat secara ekonomi, sosial, dan ideologis, maka daya tahan bangsa dalam menghadapi tantangan global pun semakin kokoh. Karena itu, penguatan nilai kebangsaan, religiusitas, semangat gotong royong, serta moralitas menjadi fondasi penting di tengah derasnya arus digitalisasi.
Ia menilai, pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk mendorong inovasi dan produktivitas, bukan sebaliknya menjadi ruang penyebaran informasi menyesatkan. Dalam konteks tersebut, program pendidikan bela negara yang dijalankan Universitas Garut diapresiasi sebagai langkah strategis membentuk karakter mahasiswa yang cinta tanah air.
Dengan dilantiknya 1.160 lulusan baru, Universitas Garut diharapkan mampu menghadirkan generasi profesional yang siap berkontribusi di berbagai sektor. Para wisudawan dipandang sebagai kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan inovasi, serta menjadi agen perubahan sosial di tengah masyarakat.
Wisuda ke-43 ini sekaligus menegaskan peran penting perguruan tinggi daerah dalam menyiapkan generasi kompetitif. Di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi teknologi, kualitas sumber daya manusia menjadi penentu masa depan daerah dan bangsa. Dari kampus Universitas Garut, semangat itu kembali ditegaskan melalui lahirnya ribuan insan terdidik yang siap berkarya.(Red)
Artikel ini masuk dalam: Informasi Seputar Garut.














