WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut 21/01/2026.Yudha Puja Turnawan Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan kab Garut mengunjungi Penyandang disabilitas yang hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem seharusnya menjadi prioritas utama dalam sistem jaminan sosial di Indonesia. Namun kenyataannya, masih ada warga yang terlewat dari perlindungan negara, salah satunya adalah Pak Nandang, seorang penyandang disabilitas mental.
Pak Nandang belum mendapatkan bantuan sosial karena tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid. Hal ini disebabkan beliau belum pernah mengikuti perekaman e-KTP.Tutur Yudha.
Pak Nandang tinggal seorang diri di rumah peninggalan orang tuanya yang telah lama meninggal dunia, berlokasi di Kampung Sawahbera RT 01 RW 05, Desa Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan: lantai masih berupa tanah, bangunan rusak berat, dan Pak Nandang hanya tidur di atas karpet plastik.
Pada Selasa, 20 Januari 2026, kami bersama:
Bapak Ahmad Budiman (Sekretaris Kecamatan Banyuresmi),
Bapak Supriadi dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut,
Bapak Deden Bahrul Alam (Kepala Desa Cimareme),
Bapak Atef (Pendamping Sosial Desa Cimareme),
melakukan kunjungan langsung ke rumah Pak Nandang.
Dalam kunjungan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut memberikan bantuan sembako. Yudha Puja Turnawan selaku wakil rakyat juga turut memberikan bantuan sembako yang diterima oleh Ibu Mimih, kakak kandung Pak Nandang. Kondisi tempat tinggal Ibu Mimih pun tidak jauh berbeda, sangat tidak layak huni dan membutuhkan perhatian serius.
Tidak lama setelah kunjungan Yudha, Tim Pajero Disdukcapil Kabupaten Garut datang langsung ke lokasi untuk melakukan perekaman e-KTP terhadap Pak Nandang. Alhamdulillah, Pak Nandang kini telah memiliki NIK yang valid, sehingga dapat diusulkan masuk ke dalam DTSEN dan berhak diusulkan sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.
Yudha berharap Kementerian Sosial RI dapat segera melakukan asesmen agar Pak Nandang dan Ibu Mimih memperoleh Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu. Saya juga mendorong Pemerintah Desa Cimareme dan Pemerintah Kecamatan Banyuresmi untuk mengoptimalkan kolaborasi pendanaan melalui CSR dan BAZNAS guna membantu warga yang berada dalam kondisi serupa.
Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu Pak Nandang dan Ibu Mimih agar dapat hidup lebih layak dan bermartabat.
Setelah mengunjungi Pak Nandang, kami melanjutkan kunjungan ke Ibu Rohaeti, keluarga dhuafa lainnya yang juga tinggal di rumah tidak layak huni dan membutuhkan perhatian bersama tutupnya.(opx)
Artikel ini masuk dalam: Berita Daerah, Informasi Seputar Garut.
Berita Terbaru
- Bersinergi dengan Ketua RT dan RW, Satlinmas Barombong Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif Melalui Patroli Wilayah dan Posko Bersama Kelurahan Barombong
- Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, 1 Korban Teridentifikasi
- Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan bersama Pihak terkait Mengumumkan Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500













