WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Tasikmalaya-Rabu 7 januari 2026 Pembangunan gerai koprasi Desa merah putih sudah berjalan hampir diseluruh Desa dan kelurahan seindonesia salah salah satunya adalah desa mangunreja kecamatan mangunreja kabupaten Tasikmalaya ,
Adalah lahan pedagang kios mangunreja yang terdampak adanya pembangunan gerai koprasi desa merah putih tersebut, sekitar 9 kios harus dibongkar dimana para pedagang harus rela kiosnya diratakan dengan tanah, perlu di acungi jempol untuk para pedagang kios tersebut mereka dengan rela dan legowo kiosnya dibongkar demi koprasi desa merah putih tanpa ada tuntutan apapun, padahal mereka warga Desa mangunreja yang sementara harus kehilangan mata pencaharian.
Andi salah seorang pedagang kios tersebut menyatakan pihaknya sangat menerima kiosnya dibongkar , sebagai warga Desa mangunreja saya mengikuti aturan pemerintah Desa mangunreja dalam hal ini saya hanya sebagai penyewa kios bukan pemilik kios jadi saya sangat mendukung program koprasi desa merah putih ujar Andi,
Sempat terjadi bersitegang antara tim percepatan pembangunan KDMP didampingi kades dan sekdes dengan salah seorang pedagang kios yang bersikukuh kiosnya tidak mau di bongkar,dengan alasan harus ada hasil putusan pengadilan,padahal oedagang tersebut hanya sekedar penyewa kios saja setelah diberi teguran keras oleh pihak tim juga kepala desa ahirnya bangunan kios tersebut dibongkar paksa karena bangunan kios tersebut bukan miliknya padahal surat pemberi tahuan terkait pembongkaran sudah dilayangkan sebulan sebelumnya tapi yang bersangkutan tidak menggubrisnya.
Ade Rahmat hidayat selaku kepala Desa mangunreja sangat mengapresiasi atas kesediaan pedagang kios bangunanya dibongkar, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada seluruh pedagang mudah mudahan pihak pemerintah Desa bisa menempatkan kembali para pedagang diarea yang tidak jauh dari tempat semula ucap Ade Rahmat lebih jauh menyebutkan jika masih bersikeras melawan kepada keputusan kami kami tidak akan memperpanjang sewa atau kontrak kios tersebut sesuai dengan perdes karena sewa atau kontrak kios harus diperpanjang setiap satu tahun sekali
Dengan dibongkarnya kios tersebut jelas pendapatan asli desa dari hasil sewa kios menurun ucap haji parhan Al Ambari Shi selaku Ketua BPD, tapi itu akan tergantikan saat KDMP berjalan sukses ucapnya.
Dilain pihak ketua tim oercepatan pembangunan gerai koprasi merah putih H Edi Rehaladi saat ditanya tentang biaya oprasional pembongkaran kios tersebut pihaknya menegaskan bahwa para pekerja pembongkaran kios tersebut adalah tenaga sukarela para anggota linmas dan relawan bpbd, lpm karang taruna para Rt Rw juga perangkat desa tanpa diberi upah ucapnya, apakah ada andil dari pendor atau pelaksana proyek? Beliau geleng geleng kepala sembari tepuk jidat( yos muhyar)







