WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Yudha Puja Turnawan Terketuk Hati, Kunjungi Lansia dan Anak Tunanetra di Rumah Tidak Layak Huni
Garut. Pada Selasa, 17 Maret 2026, seorang anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, melakukan kunjungan kemanusiaan ke Kampung Margaluyu, Kampung Lamping, Desa Margaluyu, RW 13, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Kunjungan ini berawal dari sebuah pesan WhatsApp yang ia terima dari warga setempat, yang melaporkan kondisi memprihatinkan seorang lansia bernama Ma Iyom yang tinggal di rumah tidak layak huni bersama anaknya yang merupakan penyandang tunanetra sejak kecil.
Setibanya di lokasi, Yudha Puja Turnawan mengaku sangat terkejut dan terenyuh melihat kondisi kehidupan Ma Iyom yang sudah tua renta. Rumah yang ditempati terlihat jauh dari kata layak, dengan kondisi bangunan yang memprihatinkan dan minim fasilitas dasar. Lebih menyedihkan lagi, Ma Iyom yang sudah lanjut usia harus menjalani hari-harinya dalam kondisi kesehatan yang buruk, dengan luka yang terlihat pada kakinya.
Di sisi lain, anak Ma Iyom yang mengalami tunanetra sejak kecil tetap setia merawat ibunya dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Kondisi ini menggambarkan perjuangan hidup yang begitu berat, di mana seorang anak dengan keterbatasan penglihatan harus menjadi penopang utama bagi orang tuanya yang sudah tidak berdaya.
Melihat kondisi tersebut, Yudha tidak tinggal diam. Ia langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi tenaga medis agar Ma Iyom segera mendapatkan perawatan dan pemeriksaan kesehatan yang layak. Baginya, keselamatan dan kesehatan warga merupakan prioritas yang tidak bisa ditunda.
Selain itu, Yudha juga memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai untuk meringankan beban hidup mereka sehari-hari. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang membutuhkan.
Tidak berhenti sampai di situ, Yudha Puja Turnawan juga berkomitmen untuk mengupayakan bantuan yang lebih luas dengan berkoordinasi bersama dinas terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ia berharap sinergi antar lembaga ini dapat memberikan solusi jangka panjang bagi Ma Iyom dan anaknya, baik dari sisi kesehatan, perbaikan tempat tinggal, maupun bantuan sosial berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Yudha menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat. Ia menegaskan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan semua pihak.
“Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih ada saudara-saudara kita yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. Saya akan berupaya meminta bantuan dari Dinsos, Disperkim, Dinkes, dan Baznas agar mereka bisa mendapatkan penanganan yang layak,” tutur Yudha.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi aksi sosial semata, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan empati terhadap masyarakat kecil yang seringkali luput dari perhatian. Harapannya, langkah yang dilakukan Yudha Puja Turnawan dapat menginspirasi banyak pihak untuk turut membantu dan menghadirkan perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan.(opx)







