WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Garut.06/03/2026. Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Garut menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berbagi dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Gedung KNPI Garut pada Jumat (6/3/2026) dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) hingga insan pers di Kabupaten Garut.
Ketua DPD KNPI Garut, Agil Syahrizal, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berbagi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan KNPI sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah pada hari Jumat ini, bertepatan di depan Gedung KNPI, kami dari DPD KNPI bersama Jelis Bunga serta seluruh insan pers di Kabupaten Garut melaksanakan kegiatan Jumat Berbagi. Ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” ujar Agil.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sekadar berbagi takjil, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara KNPI, pemerintah daerah melalui Dispora, serta insan pers. Ia menilai peran media sangat penting dalam menyampaikan berbagai program kepemudaan kepada masyarakat luas, terutama kepada generasi muda di Kabupaten Garut.
Agil menambahkan bahwa dengan keterbatasan yang dimiliki oleh pengurus KNPI, dukungan dan sinergi dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar program-program kepemudaan dapat berjalan maksimal serta diketahui oleh masyarakat.
“Ke depan kami bersama Dispora akan banyak menyusun program-program kepemudaan. Tentunya hal ini sangat membutuhkan peran insan pers agar informasi mengenai kegiatan dan program yang kami jalankan bisa sampai dan tersosialisasi dengan baik kepada seluruh pemuda di Kabupaten Garut,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang digagas KNPI tersebut. Ia menilai aksi berbagi yang dilakukan para pemuda merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut diapresiasi dan dijadikan contoh.
“Alhamdulillah kami dari Dinas Pemuda dan Olahraga sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Berbagi yang dilaksanakan oleh DPD KNPI Garut. Ini merupakan hal yang sangat baik, karena menunjukkan bahwa pemuda memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” kata Asep.
Ia juga menekankan bahwa peran pemuda sangat penting dalam pembangunan daerah. Berdasarkan data demografi nasional, jumlah pemuda saat ini mencapai sekitar 60 persen dari total penduduk Indonesia, sehingga memiliki potensi besar sebagai motor penggerak kemajuan bangsa.
Asep berharap kegiatan sosial seperti ini tidak hanya dilakukan oleh KNPI, tetapi juga dapat diikuti oleh berbagai organisasi kepemudaan lainnya di Kabupaten Garut.
“Harapan kami kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan oleh DPD KNPI saja, tetapi juga bisa diikuti oleh organisasi kepemudaan lainnya. Pemuda harus menjadi motor penggerak dalam berbagai kegiatan positif di masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Asep juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah membangun sinergi dengan KNPI untuk mengakomodasi berbagai aspirasi anak muda, termasuk di bidang olahraga otomotif.
Menurutnya, hingga saat ini Kabupaten Garut masih belum memiliki sirkuit balap yang memadai untuk menyalurkan minat dan bakat para pecinta otomotif.
Oleh karena itu, Dispora membuka peluang kerja sama dengan KNPI dan berbagai pihak untuk mendorong terwujudnya pembangunan sirkuit balap di Kabupaten Garut sebagai sarana pembinaan sekaligus pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga otomotif.
“Kami ingin membangun sinergi dengan KNPI untuk mengakomodir keinginan anak muda, termasuk yang memiliki hobi di bidang otomotif. Kita tahu saat ini Garut belum memiliki sirkuit, mudah-mudahan ke depan bisa kita wujudkan bersama,” tambahnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh perwakilan insan pers Kabupaten Garut, Apih Jho. Ia mengapresiasi semangat para pemuda yang terus bergerak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya melalui kegiatan sosial di bulan Ramadan.
“Kita bersyukur dan berbangga melihat pemuda-pemuda di Kabupaten Garut memiliki semangat untuk berjuang, apalagi di bulan Ramadan ini dengan semangat berbagi. Ini menjadi bukti bahwa pemuda tidak tinggal diam, tetapi bergerak untuk memberikan kontribusi positif bagi daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta menyampaikan informasi yang relevan, objektif, dan bermanfaat. Melalui pemberitaan yang konstruktif, media diharapkan dapat menjadi jembatan informasi antara berbagai program kepemudaan dengan masyarakat luas, sehingga semangat kolaborasi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Garut.
Artikel ini masuk dalam: Berita Daerah.






