Berita Daerah

Kaban Kesbangpol Garut Nurodin Hadiri Acara Sapa Warga Berbasis Budaya

×

Kaban Kesbangpol Garut Nurodin Hadiri Acara Sapa Warga Berbasis Budaya

Sebarkan artikel ini

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

  Garut.(28 Maret 2026)Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Drs. Nurodin, M.Si, menghadiri kegiatan “Sapa Warga Berbasis Budaya” yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Acara ini menjadi wadah silaturahmi antara
  Garut.(28 Maret 2026)Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Drs. Nurodin, M.Si, menghadiri kegiatan “Sapa Warga Berbasis Budaya” yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Acara ini menjadi wadah silaturahmi antara

 

Garut.(28 Maret 2026)Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Drs. Nurodin, M.Si, menghadiri kegiatan “Sapa Warga Berbasis Budaya” yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Acara ini menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah, tokoh masyarakat, serta para pelaku seni budaya di Kabupaten Garut yang di gelar di Tempat Wisata Situ Bagendit kecamatan Banyuresmi kab Garut.

Dalam sambutannya, Nurodin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Hj. Neti Somantri selaku penggerak Dapur Kolaborasi Seniman Indonesia (DKSI). Ia menilai bahwa DKSI telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun dan melestarikan budaya daerah, khususnya di Garut.

“Terima kasih kepada Ibu Hj. Neti Somantri dan seluruh jajaran DKSI yang telah berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal. Ini adalah bentuk nyata kecintaan terhadap warisan budaya bangsa,” ujar Nurodin.

Lebih lanjut, Nurodin menekankan bahwa keberadaan DKSI tidak hanya sekadar menjadi komunitas seni, tetapi juga telah melahirkan berbagai talenta berbakat di bidang seni tradisional. Salah satu yang menonjol adalah munculnya para penari jaipong yang mampu tampil dengan kualitas yang membanggakan, baik di tingkat daerah maupun di luar daerah.

Menurutnya, kegiatan berbasis budaya seperti ini sangat penting untuk memperkuat identitas masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan budaya daerah. Ia juga berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ahab Sihabudin, SHI, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, DPRD provinsi, dan para seniman. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi yang baik akan mampu menciptakan ekosistem budaya yang kuat dan berdaya saing.

“Sinergitas antara DPRD Provinsi dan para seniman di Garut harus terus dijaga. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mendorong kemajuan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku seni,” ungkapnya.

Acara “Sapa Warga Berbasis Budaya” ini diisi dengan berbagai pertunjukan seni tradisional, termasuk tarian jaipong yang memukau para hadirin. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan budaya lokal yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun komunitas, diharapkan budaya daerah Garut dapat terus lestari dan menjadi kebanggaan bersama. DKSI sebagai wadah kolaborasi seniman diharapkan mampu terus mencetak generasi penerus yang kreatif, inovatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.(opx)

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Taufik Hidayat
  Garut.(28 Maret 2026)Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Drs. Nurodin, M.Si, menghadiri kegiatan “Sapa Warga Berbasis Budaya” yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Acara ini menjadi wadah silaturahmi antara
  Garut.(28 Maret 2026)Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Drs. Nurodin, M.Si, menghadiri kegiatan “Sapa Warga Berbasis Budaya” yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Acara ini menjadi wadah silaturahmi antara