Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Berita Nasional

Genjot Realisasi APBD dan Tangani Inflasi, Kemendagri Turun Langsung ke Provinsi Kepri

Aninggell verified

Genjot Realisasi APBD dan Tangani Inflasi, Kemendagri Turun Langsung ke Provinsi Kepri Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Genjot Realisasi APBD dan Tangani Inflasi, Kemendagri Turun Langsung ke Provinsi Kepri WBN , Tanjung Pinang – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun langsung ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk melakukan monitoring evaluasi (monev), asistensi realisasi
Genjot Realisasi APBD dan Tangani Inflasi, Kemendagri Turun Langsung ke Provinsi Kepri WBN , Tanjung Pinang – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun langsung ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk melakukan monitoring evaluasi (monev), asistensi realisasi

Genjot Realisasi APBD dan Tangani Inflasi, Kemendagri Turun Langsung ke Provinsi Kepri

WBN , Tanjung Pinang – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun langsung ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk melakukan monitoring evaluasi (monev), asistensi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta penganggaran penanganan inflasi daerah. Dalam kegiatan yang berlangsung (23-24/10/2022) tersebut, Kemendagri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Kota Tanjung Pinang dan Kabupaten Bintan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni menjelaskan pentingnya pemahaman peraturan perundang-undangan dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal itu terutama dalam pengelolaan keuangan, termasuk dari sisi perencanaan, pelaksanaan program, dan kegiatan.

Fatoni menyampaikan, tujuan kunjungan Kemendagri ke Provinsi Kepri untuk mendorong percepatan realisasi APBD, mendorong penanganan dan pengendalian inflasi, termasuk mendorong penggunaan produk dalam negeri.

 

“Betapa penting APBD segera dilaksanakan sejak awal tahun, agar uang segera beredar di masyarakat, sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” jelas Fatoni.

Fatoni mengatakan, seharusnya tidak ada alasan bagi Pemda untuk terlambat merealisasikan anggaran. Pasalnya lelang sudah dilaksanakan sebelum tahun anggaran. Dengan demikian, pembangunan dapat dilaksanakan, pelayanan publik dapat diperbaiki, dan kesejahteraan masyarakat bisa semakin meningkat.

“(Terkait penanganan inflasi) daerah bisa menganggarkan pada perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P). Apabila siklus anggarannya tidak ketemu, bisa menggunakan Dana Tidak Terduga (BTT),” tegas Fatoni.

Berkaitan hal tersebut, Fatoni mengajak Pemda untuk segera melakukan langkah strategis dalam menangani dan mengendalikan inflasi. Fatoni juga menekankan perlunya daerah memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri agar perekonomian di sektor UMKM terus berkembang dan ekonomi rakyat juga bergerak.

Dirinya meminta Pemda untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri dan segera menginput Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

 

Selain itu, Fatoni juga mendorong Pemda agar mengubah peraturan kepala daerah terkait penyederhanaan bukti-bukti pertanggungjawaban dengan cukup melampirkan bukti pembelian/pembayaran.

“Berikutnya, mendorong percepatan penayangan katalog elektronik lokal atau toko daring produk dalam negeri. Tidak kalah penting, Pemda segera mempercepat penerbitan dan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) untuk transaksi pengadaan barang/jasa termasuk produk dalam negeri,” pungkas Fatoni.

Adapun selama kegiatan berlangsung, jajaran tim Kemendagri melakukan diskusi dengan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Hadir pada kegiatan itu, jajaran OPD di Kota Tanjung Pinang meliputi Wali Kota, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Camat, Sekretaris Badan atau Dinas dan Tim Percepatan Pembangunan.

 

Selain itu hadir pula jajaran dari Pemerintah Kabupaten Bintan yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Kepala Cabang Bank Riau Kepri, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Bukopin. Adapun pihak dari Kemendagri yang hadir di antaranya Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuda, serta tim teknis Ditjen Keuda.

Sumber : Puspen Kemendagri

Pengirim : Gus Sigit

Genjot Realisasi APBD dan Tangani Inflasi / Warta Bela Negara

Pemda Diminta Tak Ragu Gunakan Instrumen Keuangan APBD untuk Kendalikan Inflasi

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Aninggell

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link

Kompak! Lurah, Babinsa, dan Linmas Ballaparang Turun Jalan Tertibkan Kawasan Jalan AP. Pettarani Berikan Edukasi dan Imbauan kepada Pedagang Kaki Lima

7 Januari 2026 - 13:49

KORAMIL 1408-09/TAMALATE GELAR KARYA BHAKTI PEMBERSIHAN PASAR PABBAENG-BAENG ANTISIPASI BANJIR DAN PENYAKIT DI MUSIM HUJAN

6 Januari 2026 - 12:53

Satbrimob Polda Sulsel Bangun Jembatan Darurat di Desa Nepo Kab. Barru, Wujud Kepedulian untuk Akses Masyarakat

6 Januari 2026 - 12:16

Dandim 1408/Makassar Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Kunjungi Lokasi KDKMP Mangasa Kota Makassar

5 Januari 2026 - 09:45

PATMOR GARNISUN KODIM 1408/MKS Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru 2025–2026 Di Kota Makassar

31 Desember 2025 - 19:38

Genjot Realisasi APBD dan Tangani Inflasi, Kemendagri Turun Langsung ke Provinsi Kepri WBN , Tanjung Pinang – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun langsung ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk melakukan monitoring evaluasi (monev), asistensi realisasi
Genjot Realisasi APBD dan Tangani Inflasi, Kemendagri Turun Langsung ke Provinsi Kepri WBN , Tanjung Pinang – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turun langsung ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk melakukan monitoring evaluasi (monev), asistensi realisasi