Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Berita

Menyingkap Makna Makar(Bagian 2): Konspirasi dalam Sejarah dan Sosiologi Oleh,Aep Saepulloh Mubarok

verified

Menyingkap Makna Makar(Bagian 2): Konspirasi dalam Sejarah dan Sosiologi Oleh,Aep Saepulloh Mubarok Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

  Portal warta bela negara Com-8 September 2025-Konspirasi atau makar bukanlah istilah asing. Al-Qur’an sudah lama menyinggungnya, bahkan menunjukkan bagaimana manusia kerap merancang tipu daya. Namun, sejarah dan sosiologi mengajarkan bahwa konspirasi bukan hanya urusan
  Portal warta bela negara Com-8 September 2025-Konspirasi atau makar bukanlah istilah asing. Al-Qur’an sudah lama menyinggungnya, bahkan menunjukkan bagaimana manusia kerap merancang tipu daya. Namun, sejarah dan sosiologi mengajarkan bahwa konspirasi bukan hanya urusan

 

Portal warta bela negara Com-8 September 2025-Konspirasi atau makar bukanlah istilah asing. Al-Qur’an sudah lama menyinggungnya, bahkan menunjukkan bagaimana manusia kerap merancang tipu daya. Namun, sejarah dan sosiologi mengajarkan bahwa konspirasi bukan hanya urusan spiritual, melainkan fenomena sosial yang terus berulang dari masa ke masa.

Makar dalam Al-Qur’an

Surah Ali Imran ayat 54 menegaskan: “Dan mereka membuat makar, dan Allah membuat makar. Dan Allah sebaik-baik pembuat makar.”[^1]
Ayat ini menggambarkan bahwa makar manusia tidak pernah melampaui makar Allah. Tafsir klasik, seperti Ibn Katsir, mengaitkannya dengan rencana jahat terhadap Nabi Isa. Sedangkan Quraish Shihab menekankan bahwa makar Allah adalah rencana Ilahi yang melampaui segala rekayasa manusia.[^2]

Pesan utamanya jelas: manusia boleh merencanakan konspirasi, tetapi hasil akhirnya selalu berada dalam genggaman Allah.

Konspirasi dalam Sejarah Islam

Sejarah mencatat banyak episode konspirasi. Salah satunya adalah pertemuan Darun Nadwah di Makkah, ketika para pemuka Quraisy merancang pembunuhan Nabi Muhammad SAW. Rencana itu digagalkan Allah melalui peristiwa hijrah,[^3] yang justru membuka jalan bagi berdirinya masyarakat Islam di Madinah.

Kisah tersebut menjadi bukti bahwa makar manusia, betapapun matang, tidak bisa menandingi rencana Allah. Intrik politik, fitnah, dan tipu daya selalu ada, tetapi sejarah juga menunjukkan bahwa kebenaran pada akhirnya akan bertahan.

Membaca Konspirasi Lewat Sosiologi

Sosiologi menawarkan lensa lain dalam memahami makar. Emile Durkheim menyebut konspirasi sebagai bentuk penyimpangan sosial yang mengganggu keteraturan.[^4] Karl Marx melihatnya sebagai akibat dari perebutan sumber daya dan kepentingan ekonomi.[^5] Sementara Michel Foucault menekankan bahwa makar juga hadir dalam bentuk kontrol pengetahuan—misalnya propaganda, hoaks, dan manipulasi informasi.[^6]

Di era digital, konspirasi menjelma menjadi teori konspirasi, kabar bohong, hingga disinformasi masif di media sosial. Dampaknya serius: publik kehilangan kepercayaan, masyarakat terbelah, bahkan persatuan bangsa bisa terancam.

Pelajaran bagi Masyarakat

Dari tafsir dan sosiologi, kita bisa menarik tiga pelajaran utama:

1. Tenang tapi waspada. Umat tidak perlu panik berlebihan menghadapi isu konspirasi. Al-Qur’an mengajarkan bahwa makar manusia terbatas.

2. Keadilan sosial. Banyak konspirasi lahir dari ketidakadilan. Karena itu, memperkuat nilai keadilan menjadi langkah penting untuk mencegahnya.

3. Cerdas bermedia. Literasi digital dan literasi agama harus diperkuat agar masyarakat tidak mudah termakan isu yang menyesatkan.

Penutup

Konspirasi sosial bukan sekadar isu politik, melainkan realitas yang memengaruhi kehidupan bersama. Al-Qur’an mengingatkan bahwa makar manusia tak akan pernah mengalahkan makar Allah. Namun, masyarakat tetap harus waspada agar tidak terjebak dalam tipu daya sosial, politik, maupun digital.

Menghadapi makar bukan dengan ketakutan, tetapi dengan iman, akal sehat, dan komitmen pada kebenaran. Sebab, pada akhirnya, hanya Allah yang menjadi sebaik-baik pembuat makar.

(Bersambung ke Bagian 3: Strategi Qur’ani Menghadapi Makar)

Catatan Kaki

[^1]: QS. Ali Imran [3]: 54.
[^2]: M. Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah, Lentera Hati, 2000.
[^3]: Ibn Katsir, Al-Bidayah wa al-Nihayah, Beirut: Dar al-Kutub, 1997.
[^4]: Emile Durkheim, The Rules of Sociological Method, 1895.
[^5]: Karl Marx & Friedrich Engels, The Communist Manifesto, 1848.
[^6]: Michel Foucault, Discipline and Punish: The Birth of the Prison, 1975.

(Jajang ab)

Artikel ini masuk dalam: Berita.

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Redaksi Garut

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link
BS Head PTPN IV Regional 4 Apresiasi Tim SDM Solid dan Berdaya Saing Tinggi

BS Head PTPN IV Regional 4 Apresiasi Tim SDM Solid dan Berdaya Saing Tinggi

13 Januari 2026 - 14:50

Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tadjuddin Bersama Lurah Barombong Tinjau Langsung Pengerukan Drainase dan Penanganan Jalan Rusak di Jalan Bonto Biraeng

12 Januari 2026 - 20:03

CV Solo Indah Gandeng Askrida Lindungi UMKM Lewat Asuransi

CV Solo Indah Gandeng Askrida Lindungi UMKM Lewat Asuransi Kecelakaan Diri

26 Desember 2025 - 10:05

Wisuda Profesi AAMAI XXXII, 3 Pegawai Askrida Resmi Bergelar A2IK

Wisuda Profesi AAMAI XXXII, 3 Pegawai Askrida Resmi Bergelar A2IK

17 Desember 2025 - 10:42

YouTuber Resbob Resmi Di-DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

YouTuber Resbob Resmi Di DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

16 Desember 2025 - 18:59

  Portal warta bela negara Com-8 September 2025-Konspirasi atau makar bukanlah istilah asing. Al-Qur’an sudah lama menyinggungnya, bahkan menunjukkan bagaimana manusia kerap merancang tipu daya. Namun, sejarah dan sosiologi mengajarkan bahwa konspirasi bukan hanya urusan
  Portal warta bela negara Com-8 September 2025-Konspirasi atau makar bukanlah istilah asing. Al-Qur’an sudah lama menyinggungnya, bahkan menunjukkan bagaimana manusia kerap merancang tipu daya. Namun, sejarah dan sosiologi mengajarkan bahwa konspirasi bukan hanya urusan