Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Berita Daerah

Pemerintahan Kabupaten Bogor 2025–2030 Dipimpin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi

badge-check


					Pemerintahan Kabupaten Bogor 2025–2030 Dipimpin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi Perbesar

WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Pemerintahan Kabupaten Bogor periode 2025–2030 dipimpin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi. Fokus pada pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, dan tata kelola daerah.
Pemerintahan Kabupaten Bogor periode 2025–2030 dipimpin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi. Fokus pada pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, dan tata kelola daerah.

CIBINONG, 30 Agustus 2025 Pemerintahan Kabupaten Bogor resmi dipimpin oleh Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi untuk periode 2025–2030, setelah keduanya dilantik pada Februari 2025. Kepemimpinan baru ini menandai era pembangunan yang berfokus pada pelayanan publik, peningkatan kesejahteraan rakyat, serta penguatan Kabupaten Bogor sebagai daerah penyangga utama ibu kota negara.

Kepemimpinan Baru Kabupaten Bogor

Kabupaten Bogor dikenal sebagai salah satu wilayah dengan penduduk terbesar di Indonesia, mencakup 40 kecamatan, 19 kelurahan, dan 416 desa. Tantangan kompleks dari segi demografi, infrastruktur, hingga pelayanan publik membuat kepemimpinan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi menjadi sorotan.

– Bupati: Rudy Susmanto
– Wakil Bupati: Ade Ruhandi
– Sekretaris Daerah: Ajat Rochmat Jatnika

Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang politik dan pemerintahan, pasangan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor yang terus berkembang.

Struktur Organisasi Pemerintahan Kabupaten Bogor

Sekretariat Daerah

Sekretariat Daerah (Setda) menjadi tulang punggung administratif Pemkab Bogor. Fungsi utamanya adalah membantu bupati dalam perumusan kebijakan, penyusunan program, hingga mengoordinasikan perangkat daerah.

Asisten Sekretariat Daerah

Untuk memperlancar kerja, Setda dibantu oleh tiga asisten yang menangani: – Bidang Pemerintahan – Bidang Kesejahteraan Rakyat – Bidang Ekonomi dan Pembangunan

Badan Daerah

Badan-badan daerah menjadi unsur pendukung dengan fokus bidang khusus, seperti:
– BKPSDM :  menangani kepegawaian dan pengembangan SDM aparatur.
– Bappeda :  menyusun rencana pembangunan daerah jangka pendek, menengah, hingga panjang.
– BPKAD :  mengelola keuangan dan aset daerah.

Dinas Daerah

Dinas merupakan garda depan pelayanan publik, seperti:
– Dinas Kesehatan : menangani layanan kesehatan masyarakat dan fasilitas medis.
– Dinas Pendidikan : mengurusi sekolah dan program pendidikan.
– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil : melayani administrasi kependudukan.
– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata : mengelola potensi budaya dan wisata Bogor.

Dengan struktur ini, Pemkab Bogor memiliki fondasi organisasi yang luas untuk menangani beragam kebutuhan masyarakat.

Visi dan Misi Pemerintahan 2025–2030

Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi menekankan visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Beberapa poin utama visi dan misi mereka antara lain:
1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital untuk mempercepat birokrasi.
2. Mendorong pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok kecamatan.
3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
4. Pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah penyangga ibu kota.
5. Penguatan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas dasar pembangunan manusia.

Program Unggulan Pemerintahan Kabupaten Bogor

Peningkatan Pelayanan Publik

Salah satu fokus utama adalah digitalisasi layanan administrasi. Pemkab Bogor mengembangkan aplikasi terpadu untuk kependudukan, izin usaha, hingga pembayaran pajak daerah.

Pembangunan Infrastruktur

Pemerintah daerah menargetkan pembangunan jalan antar kecamatan, perluasan jaringan transportasi umum, serta peningkatan akses air bersih di wilayah pedesaan.

Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM

Program pelatihan, akses modal, serta promosi produk lokal menjadi strategi untuk memperkuat daya saing UMKM Kabupaten Bogor.

Penguatan Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Penambahan sekolah baru, peningkatan kualitas guru, serta pembangunan rumah sakit daerah dan puskesmas modern menjadi prioritas dalam lima tahun ke depan.

Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan

Dengan potensi wisata alam dan budaya yang besar, Pemkab Bogor mendorong pariwisata ramah lingkungan di kawasan Puncak, Sentul, hingga pedesaan.

Tantangan yang Dihadapi

Meski memiliki program ambisius, Pemerintahan Kabupaten Bogor juga menghadapi sejumlah tantangan besar, antara lain:

  • Kepadatan penduduk yang menuntut layanan publik semakin cepat dan efisien.
  • Kemacetan lalu lintas terutama di jalur penyangga Jakarta dan kawasan wisata.
  • Ketimpangan pembangunan antar wilayah di utara dan selatan Bogor.
  • Pengelolaan lingkungan hidup, khususnya terkait alih fungsi lahan dan risiko bencana alam.
  • Koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam kebijakan wilayah penyangga ibu kota.
  • Menghadapi tantangan ini, Pemkab Bogor perlu strategi inovatif dan kolaboratif dengan berbagai pihak.

Layanan Informasi Resmi

Untuk meningkatkan transparansi, Pemkab Bogor membuka akses informasi publik melalui beberapa portal resmi:
1. bogorkab.go.id – portal utama berita, agenda, dan profil pemerintah.
2. setda.bogorkab.go.id – laman resmi Sekretariat Daerah.
3. jdi.bogorkab.go.id – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang berisi produk hukum daerah.

Masyarakat dapat mengakses layanan ini untuk mengetahui perkembangan kebijakan dan program daerah secara langsung.

Harapan ke Depan

Kepemimpinan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi diharapkan mampu membawa Kabupaten Bogor menjadi daerah yang semakin maju dan modern. Sebagai salah satu kabupaten terbesar di Indonesia, peran Bogor tidak hanya penting bagi Jawa Barat, tetapi juga bagi keberlangsungan pembangunan nasional sebagai daerah penyangga ibu kota.

Dengan visi, misi, serta program yang jelas, Pemerintahan Kabupaten Bogor periode 2025–2030 bertekad mewujudkan tata kelola yang transparan, pelayanan publik yang cepat, serta pembangunan yang inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: Fachry
Editor: Tim Editorial
Sumber Berita: bogorkab.go.id, setda.bogorkab.go.id, jdi.bogorkab.go.id


Kabupaten Bogor: Daftar 40 Kecamatan, 19 Kelurahan, 416 Desa

Sejarah Kabupaten Bogor: Dari Kerajaan Pajajaran hingga Cibinong

GBNN Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor

 

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com

Baca Lainnya

Kabupaten Bogor: Daftar 40 Kecamatan, 19 Kelurahan, 416 Desa

30 Agustus 2025 - 11:54 WIB

Kabupaten Bogor: Daftar 40 Kecamatan, 19 Kelurahan, 416 Desa

Sejarah Kabupaten Bogor: Dari Kerajaan Pajajaran hingga Cibinong

30 Agustus 2025 - 11:13 WIB

Sejarah Kabupaten Bogor

Bupati Bogor Apresiasi Bakti Sosial dan Kesehatan Polri di Gunung Sindur

27 Agustus 2025 - 20:00 WIB

Bupati Bogor Apresiasi Bakti Sosial dan Kesehatan Polri di Gunung Sindur

Bupati Bogor Optimis Desa Malasari Jadi Wisata Kelas Dunia

23 Agustus 2025 - 18:29 WIB

Bupati Bogor Optimis Desa Malasari Jadi Wisata Kelas Dunia

Bupati Bogor Ajak Pramuka Jadi Pilar Kekuatan Bangsa

21 Agustus 2025 - 16:00 WIB

Bupati Bogor Ajak Pramuka Jadi Pilar Kekuatan Bangsa
Trending di Berita Daerah
Pemerintahan Kabupaten Bogor periode 2025–2030 dipimpin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi. Fokus pada pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, dan tata kelola daerah.
Pemerintahan Kabupaten Bogor periode 2025–2030 dipimpin Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi. Fokus pada pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, dan tata kelola daerah.