Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Berita

Rupiah Melemah Ke Rp16.499 Di Tengah Aksi Demo

Aninggellbadge-check


					Ilustrasi Foto : Freepik Perbesar

Ilustrasi Foto : Freepik

WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Rupiah ditutup melemah ke Rp16.499 per dolar AS pada Jumat (29/8), turun 146 poin di tengah panasnya aksi demonstrasi di berbagai daerah.
Rupiah ditutup melemah ke Rp16.499 per dolar AS pada Jumat (29/8), turun 146 poin di tengah panasnya aksi demonstrasi di berbagai daerah.

Rupiah Melemah Ke Rp16.499 Di Tengah Aksi Demo

JAKARTA — Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Jumat sore, di tengah meningkatnya ketegangan politik dan aksi demonstrasi di sejumlah daerah.

Rupiah Melemah Signifikan

Berdasarkan data pasar, rupiah ditutup pada level Rp16.499 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi ini melemah 146 poin atau 0,90 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.
Bank Indonesia melalui kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp16.461 per dolar AS.

Pergerakan Mata Uang Asia

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia juga ikut tertekan terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,25 persen, yen Jepang turun 0,06 persen, dolar Singapura melemah 0,12 persen, dan ringgit Malaysia tertekan 0,21 persen.

Mata Uang Global Ikut Terkoreksi

Sejumlah mata uang negara maju juga menunjukkan tren pelemahan. Euro turun 0,06 persen, poundsterling Inggris melemah 0,16 persen.
Namun, tidak semua mata uang bergerak negatif. Dolar Australia justru menguat 0,11 persen, sementara franc Swiss juga mencatatkan kenaikan 0,11 persen terhadap dolar AS.

Faktor Tekanan Rupiah

Pelemahan rupiah terjadi di tengah ketidakpastian global serta meningkatnya eskalasi politik dalam negeri akibat aksi demonstrasi besar-besaran. Sentimen pasar cenderung berhati-hati, sehingga investor lebih memilih aset aman (safe haven) seperti dolar AS dan franc Swiss.
Pengamat menilai volatilitas rupiah masih akan berlanjut jika kondisi pasar global dan tensi politik dalam negeri tidak mereda dalam waktu dekat.


Penulis : Divita

Bank Indonesia Resmi Tarik  4 Pecahan Uang Kertas Rupiah

Rupiah Melemah Ke Rp16.499 Di Tengah Aksi Demo

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com

Baca Lainnya

Barang Hotel Yang Boleh Dibawa Pulang, Jangan Sampai Salah

29 Agustus 2025 - 18:33 WIB

Barang Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Jangan Sampai Salah

Cara Daftar TKM Pemula 2025 di Bizhub Kemnaker

29 Agustus 2025 - 18:30 WIB

Cara Daftar TKM Pemula 2025 di Bizhub Kemnaker

7 Anggota Brimob Terbukti Langgar Etik Usai Tabrak Ojol

29 Agustus 2025 - 18:19 WIB

7 Anggota Brimob Terbukti Langgar Etik Usai Tabrak Ojol

Rantis Brimob Tabrak Ojol di Demo, Publik Geram dan Tagar Viral

29 Agustus 2025 - 00:27 WIB

Rantis Brimob tabrak driver ojol saat demo

Roihan Anak Buruh Warung Bakso Lolos Kuliah Unesa Lewat Jalur Emas

28 Agustus 2025 - 21:12 WIB

Roihan Anak Buruh Warung Bakso Lolos Kuliah Unesa Lewat Jalur Emas
Trending di Berita
Rupiah ditutup melemah ke Rp16.499 per dolar AS pada Jumat (29/8), turun 146 poin di tengah panasnya aksi demonstrasi di berbagai daerah.
Rupiah ditutup melemah ke Rp16.499 per dolar AS pada Jumat (29/8), turun 146 poin di tengah panasnya aksi demonstrasi di berbagai daerah.