WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Portal Warta Bela Negara.Garut, 24 Oktober 2025 – Proses pembukaan akses jalan menuju pesantren di Kampung Cijelereun (Gang Makam), RT 02 RW 05, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, sempat terhambat oleh keberadaan rumpun pohon bambu yang tumbuh lebat di sepanjang ruas jalan tersebut. Kondisi bambu yang sudah terlalu banyak dan rimbun membuat masyarakat sekitar kesulitan untuk menebasnya secara mandiri.
Menanggapi hal tersebut, warga setempat kemudian melaporkan kejadian itu ke Call Center Mako Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut untuk meminta bantuan evakuasi. Petugas Disdamkar Garut dengan sigap menindaklanjuti laporan masyarakat dan menerjunkan 1 unit mobil Rescue ke lokasi kejadian untuk membantu proses penebangan dan pembersihan bambu.
Menurut keterangan H. Basuki Eko, S.H., M.H., selaku perwakilan dari Disdamkar Garut yang dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat, 24 Oktober 2025, pihaknya menurunkan tim setelah menerima laporan resmi dari warga.
> “Kami menerima laporan adanya pohon bambu yang menghalangi jalur pembukaan jalan menuju pesantren di wilayah Desa Mekarsari. Karena kondisi bambu cukup besar dan rapat, masyarakat mengalami kesulitan untuk menebasnya sendiri. Oleh karena itu, kami turunkan 1 unit Rescue untuk membantu evakuasi agar akses jalan bisa segera dibuka,” tutur H. Basuki Eko.
Proses evakuasi berlangsung dengan lancar. Petugas menggunakan peralatan pemotong dan alat bantu lainnya untuk menebas serta membersihkan batang-batang bambu yang menutupi ruas jalan. Setelah dilakukan pembersihan, jalur menuju lokasi pesantren kini dapat dilalui dengan lebih aman dan terbuka.
Masyarakat sekitar mengucapkan terima kasih atas respon cepat Dinas Pemadam Kebakaran Garut yang turun langsung membantu membuka akses jalan tersebut. Pembukaan jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung kegiatan pembangunan pesantren yang menjadi pusat pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.
Dengan selesainya evakuasi pohon bambu ini, pemerintah desa bersama masyarakat berencana melanjutkan tahap selanjutnya dari pembangunan akses jalan menuju pesantren agar lebih representatif dan bermanfaat bagi warga sekitar.(Opx)
Artikel ini masuk dalam: Daerah.
Berita Terbaru
- BS Head PTPN IV Regional 4 Apresiasi Tim SDM Solid dan Berdaya Saing Tinggi
- Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tadjuddin Bersama Lurah Barombong Tinjau Langsung Pengerukan Drainase dan Penanganan Jalan Rusak di Jalan Bonto Biraeng
- Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tadjuddin Bersama Lurah Barombong Tinjau Langsung Pengerukan Drainase dan Penanganan Jalan Rusak di Jalan Bonto Biraeng












