Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Berita

Leuit KDM dan KDMP : Harmoni Tradisi Sunda dan Ekonomi Moderen Oleh: Aep Saepullah Mubarok Pegiat dan Penggerak Koperasi Nasional

verified

Leuit KDM dan KDMP : Harmoni Tradisi Sunda dan Ekonomi Moderen Oleh: Aep Saepullah Mubarok Pegiat dan Penggerak Koperasi Nasional Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

  Portal warta bela negara Com.19 September 2025-Dalam tradisi Sunda, leuit bukan hanya lumbung padi. Ia adalah simbol ketahanan, kearifan, dan solidaritas masyarakat desa. Di dalam leuit tersimpan bukan hanya gabah, tetapi juga nilai hidup:
  Portal warta bela negara Com.19 September 2025-Dalam tradisi Sunda, leuit bukan hanya lumbung padi. Ia adalah simbol ketahanan, kearifan, dan solidaritas masyarakat desa. Di dalam leuit tersimpan bukan hanya gabah, tetapi juga nilai hidup:

 

Portal warta bela negara Com.19 September 2025-Dalam tradisi Sunda, leuit bukan hanya lumbung padi. Ia adalah simbol ketahanan, kearifan, dan solidaritas masyarakat desa. Di dalam leuit tersimpan bukan hanya gabah, tetapi juga nilai hidup: hemat, menabung, dan berbagi. Filosofi ini membuat masyarakat desa tetap tegar ketika krisis melanda.

KDM, dengan gagasan menghidupkan kembali leuit, mengetuk kesadaran kolektif kita: pembangunan tidak boleh tercerabut dari akar budaya. Desa bukan hanya konsumen, melainkan produsen yang mampu menyimpan dan mengelola hasilnya sendiri. Leuit menjadi pengingat bahwa kemandirian sejati dimulai dari keberanian menyimpan untuk masa depan.

Di sisi lain, hadir Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai instrumen modern. KDMP bukan sekadar tempat simpan pinjam, tetapi pusat distribusi, pemasaran, hingga perlindungan harga produk petani. Jika leuit adalah lumbung pangan tradisional, maka KDMP adalah lumbung ekonomi modern.

Harmonisasi keduanya menghadirkan konsep yang indah: leuit memberi jiwa, KDMP memberi tubuh. Leuit menanamkan nilai kebersamaan, KDMP menggerakkannya dalam kelembagaan. Leuit mengajarkan menabung padi, KDMP menanamkan menabung modal. Leuit melahirkan solidaritas saat paceklik, KDMP menghadirkan kesejahteraan melalui pengelolaan ekonomi.

Bayangkan bila KDMP mengembangkan unit usaha Leuit Desa. Hasil panen anggota dibeli koperasi, disimpan bersama, lalu didistribusikan kembali saat harga naik atau ketika krisis. Sistem ini menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kesejahteraan anggota. Tradisi leuit pun hidup kembali dalam wajah baru yang relevan dengan tantangan zaman.

Historis empiris di Jawa Barat membuktikan masyarakat Sunda terbiasa dengan sistem kolektif: menyimpan di leuit, gotong royong di sawah, hingga arisan di kampung. KDMP sejatinya adalah kelanjutan dari tradisi itu—lebih modern, adaptif, dan terhubung dengan jejaring nasional.

Harmonisasi Leuit KDM dan KDMP memberi pelajaran: modernitas tidak harus menyingkirkan tradisi. Justru ketika keduanya menyatu, lahirlah model pembangunan desa yang berakar sekaligus berorientasi masa depan.

Penulis:
Aep Saepullah Mubarok adalah pegiat dan penggerak koperasi nasional sejak 2004. Ia aktif sebagai konsultan koperasi dengan fokus pada tata kelola dan modernisasi. Selain sebagai Sekretaris Jenderal AP3N, ia juga pendiri beberapa koperasi di Jawa Barat maupun nasional, serta Ketua ASA (Asosiasi Sinergi Akselerasi) yang mendorong transformasi koperasi dan UMKM di Indonesia.
(Jajang ab)

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Redaksi Garut

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link
BS Head PTPN IV Regional 4 Apresiasi Tim SDM Solid dan Berdaya Saing Tinggi

BS Head PTPN IV Regional 4 Apresiasi Tim SDM Solid dan Berdaya Saing Tinggi

13 Januari 2026 - 14:50

Camat Tamalate H. Emil Yudiyanto Tadjuddin Bersama Lurah Barombong Tinjau Langsung Pengerukan Drainase dan Penanganan Jalan Rusak di Jalan Bonto Biraeng

12 Januari 2026 - 20:03

CV Solo Indah Gandeng Askrida Lindungi UMKM Lewat Asuransi

CV Solo Indah Gandeng Askrida Lindungi UMKM Lewat Asuransi Kecelakaan Diri

26 Desember 2025 - 10:05

Wisuda Profesi AAMAI XXXII, 3 Pegawai Askrida Resmi Bergelar A2IK

Wisuda Profesi AAMAI XXXII, 3 Pegawai Askrida Resmi Bergelar A2IK

17 Desember 2025 - 10:42

YouTuber Resbob Resmi Di-DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

YouTuber Resbob Resmi Di DO dari UWKS Usai Kasus Penghinaan Viral

16 Desember 2025 - 18:59

  Portal warta bela negara Com.19 September 2025-Dalam tradisi Sunda, leuit bukan hanya lumbung padi. Ia adalah simbol ketahanan, kearifan, dan solidaritas masyarakat desa. Di dalam leuit tersimpan bukan hanya gabah, tetapi juga nilai hidup:
  Portal warta bela negara Com.19 September 2025-Dalam tradisi Sunda, leuit bukan hanya lumbung padi. Ia adalah simbol ketahanan, kearifan, dan solidaritas masyarakat desa. Di dalam leuit tersimpan bukan hanya gabah, tetapi juga nilai hidup: