Menu

Mode Gelap
Persib Bandung Resmi Umumkan Pemain Baru, Siapa Saja ? 13 Perusahaan Tambang Dapat Hak Istimewa di Raja Ampat oleh Pemerintah Longsor Tambang Batu Alam di Gunung Kuda Cirebon, 4 Tewas dan Puluhan Pekerja Tertimbun Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang Arus Balik Lebaran 2025 Dimulai, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Breaking News:  Hari Raya Idul Fitri 1446 H Jatuh pada Tanggal 31 Maret 2025

Berita Daerah

Jeritan Tangis Anak Sekolah YBHM: Sekolah Digembok, Harapan Terhalang

Taufik Hidayat verified

Jeritan Tangis Anak Sekolah YBHM: Sekolah Digembok, Harapan Terhalang Perbesar

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

 

Garut Warta Bela Negara. Yayasan Baitul Hikmah (YBHM) yang beralamat di Jalan Otista No. 66, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Senin, 12 Januari 2026, menjadi saksi bisu sebuah peristiwa yang menyayat hati. Sekitar pukul 07.30 WIB, suasana pagi yang seharusnya dipenuhi keceriaan anak-anak sekolah berubah menjadi tangisan dan kepanikan. Gerbang sekolah tempat mereka menimba ilmu terkunci rapat oleh gembok, menghalangi langkah kecil anak-anak bangsa yang datang dengan seragam rapi dan semangat belajar.

Anak-anak yang tidak memahami persoalan hukum dan sengketa kepemilikan hanya tahu satu hal: mereka ingin belajar. Namun harapan itu seketika runtuh ketika mereka mendapati sekolah tercinta tidak dapat dimasuki. Pihak yang menggembok sekolah, disebut sebagai Toni Yoma, mengklaim bahwa bangunan dan lahan tersebut telah menjadi hak milik pribadi dan telah bersertipikat atas nama Toni. Dalih hukum tersebut menjadi tembok tinggi yang tak mampu dipahami oleh anak-anak yang hanya membawa tas, buku, dan cita-cita.

Tangisan mulai pecah satu per satu. Ada anak yang memeluk tasnya erat-erat, ada yang memanggil nama gurunya, dan ada pula yang bertanya polos kepada orang tuanya, “Kenapa sekolahnya dikunci?” Pertanyaan sederhana yang tak mudah dijawab. Bagi mereka, sekolah bukan sekadar bangunan, melainkan tempat bermimpi, tempat belajar membaca, menulis, dan mengenal masa depan.

Para orang tua yang mendampingi anak-anaknya pun tak kuasa menahan emosi. Kesedihan bercampur amarah, kebingungan bercampur kepedihan. Mereka menyaksikan sendiri bagaimana hak anak untuk mendapatkan pendidikan seolah terabaikan oleh konflik yang bukan menjadi urusan anak-anak. Jeritan dan tangis para siswa serta orang tua tidak terbendung, menggema di depan gerbang sekolah yang terkunci.

Sekolah Yayasan Baitul Hikmah selama ini dikenal sebagai tempat pendidikan dan pembinaan akhlak bagi anak-anak di wilayah Tarogong Kaler. Penutupan mendadak ini tidak hanya menghentikan aktivitas belajar-mengajar, tetapi juga melukai rasa keadilan dan kemanusiaan. Sengketa kepemilikan, seberat apa pun, seharusnya tidak mengorbankan masa depan anak-anak yang tidak tahu-menahu tentang persoalan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa di balik dokumen hukum dan sertipikat, ada hak anak yang lebih mendasar, yaitu hak untuk belajar dan mendapatkan pendidikan yang layak. Anak-anak bukan alat tekanan, bukan korban konflik, dan bukan pihak yang pantas menanggung akibat dari sengketa orang dewasa.

Jeritan tangis di pagi itu bukan sekadar suara kesedihan, melainkan teriakan nurani yang menuntut keadilan. Keadilan bagi anak-anak bangsa agar pintu sekolah kembali terbuka, agar mereka bisa kembali duduk di bangku kelas, mengejar mimpi, dan menata masa depan tanpa rasa takut.

Semoga peristiwa ini mengetuk hati semua pihak—pemerintah, penegak hukum, dan para pemangku kepentingan—untuk segera mencari solusi yang manusiawi, adil, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Karena ketika sekolah digembok, yang terpenjara bukan hanya bangunan, melainkan masa depan generasi penerus bangsa.(opx)

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Taufik Hidayat

Facebook Telegram Pinterest WhatsApp Copy Link

Saat Mengantar Bantuan Warga Kepulauan 3 Orang Meninggal Termaksud Camat Liukang Tupabbiring Pangkep Akibat Tengelam Mengunakan Perahu Jolloro

27 Desember 2025 - 21:07

Patroli Siang Sat Samapta Polres Tator Jaga Kamtibmas dan Berikan Imbauan kepada Masyarakat

11 Desember 2025 - 16:54

Sat Lantas Polres Tana Toraja Lakukan Patroli Blue Light Intensifkan Pengawasan Arus Kendaraan

11 Desember 2025 - 15:18

Lurah Barombong Pimpin Pelaksanaan Pencabutan Nomor Urut Calon Ketua RW dan RT, Dibagi Dua Tahap untuk Efisiensi

27 November 2025 - 21:44

Silaturahmi Irvan Baihaqi DPRD Bogor

Silaturahmi Irvan Baihaqi DPRD Bogor dengan RW RT Puspa Raya

27 November 2025 - 00:40