Berita

Pengajian Hari Bermuhammadiyah PDM Kab. Cirebon Bahas Ciri Khas Warga Muhammadiyah

Aninggell
×

Pengajian Hari Bermuhammadiyah PDM Kab. Cirebon Bahas Ciri Khas Warga Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Pengajian Hari Bermuhammadiyah PDM Kab. Cirebon Bahas Ciri Khas Warga Muhammadiyah
Pengajian Hari Bermuhammadiyah PDM Kab. Cirebon Bahas Ciri Khas Warga Muhammadiyah

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Pengajian Hari Bermuhammadiyah PDM Kab. Cirebon membahas ciri khas warga Muhammadiyah, termasuk salam damai dan ibadah positif sehari-hari.
Pengajian Hari Bermuhammadiyah PDM Kab. Cirebon membahas ciri khas warga Muhammadiyah, termasuk salam damai dan ibadah positif sehari-hari.

WARTABELANEGARA.COM | Cirebon – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan pengajian rutin Hari Bermuhammadiyah yang diadakan pada Ahad kedua setiap bulan, kali ini di Masjid Teja Suar Kompleks Kantor PDM Kab. Cirebon dengan pemateri Sekretaris PDM Kab. Cirebon H. Nunu Anugrah Perdana, S.T., M.Pd.I.

Pengajian Hari Bermuhammadiyah di Cirebon

Acara pengajian yang digelar pada Minggu, 10 Agustus 2025 ini dihadiri sekitar 300 warga dan simpatisan Muhammadiyah dari berbagai unsur seperti Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Aisyiyah, serta organisasi otonom (ortom) di Kabupaten Cirebon. Pengajian rutin ini bertujuan mempererat ukhuwah dan memperdalam pemahaman agama bagi warga Muhammadiyah.

Paparan Sekretaris PDM Kab. Cirebon

Dalam pengajiannya, Sekretaris PDM Kab. Cirebon H. Nunu Anugrah Perdana memaparkan ciri khas warga Muhammadiyah yang berakar pada ajaran Islam yang moderat dan penuh toleransi. Ia mengutip hadist riwayat Tirmidzi yang menjelaskan bahwa warga Muhammadiyah dikenal dengan karakter utama yaitu menebarkan salam atau kedamaian, memberi makan orang yang membutuhkan, serta rajin melaksanakan shalat malam saat banyak orang tertidur.

Baca juga: Isu Zakir Naik Terjangkit AIDS Dibantah Kuasa Hukumnya

Manifestasi Tauhid dan Ibadah Muhammadiyah

H. Nunu menjelaskan bahwa kebiasaan shalat malam oleh warga Muhammadiyah merupakan bukti kuat keyakinan mereka akan kedekatan dengan Allah SWT, yang menjadi manifestasi tauhid dalam ajaran Muhammadiyah. Selain itu, ia menegaskan bahwa dalam Muhammadiyah ibadah tidak terbatas pada tempat tertentu, melainkan bisa dilakukan di mana saja selama bukan di kuburan atau toilet.

Baca juga: Pengajian Rutin PCM Ciledug Ajak Jamaah Teladani KH Ahmad Dahlan

Ibadah dalam Setiap Aktivitas Positif

Lebih jauh, H. Nunu mengingatkan bahwa ibadah di Muhammadiyah bukan hanya sebatas shalat, tetapi seluruh aktivitas positif sehari-hari harus diniatkan sebagai ibadah kepada Allah SWT. Hal ini menegaskan pentingnya kesadaran spiritual yang menyeluruh dalam kehidupan warga Muhammadiyah.

Baca juga: Novan Hardiyanto Ketua PDM Kab. Cirebon Sampaikan Khotbah Iduladha: “Berkurban Adalah Cermin Keikhlasan dan Ketaatan”

 

Editor : Aninggell

Sumber : Aria Subagja


Novan Hardiyanto Ketua PDM Kab. Cirebon Sampaikan Khotbah Iduladha: “Berkurban Adalah Cermin Keikhlasan dan Ketaatan”

WBN-Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Aninggell

Artikel ini masuk dalam: Berita, Berita Keagamaan, Ketua PDM Kab.Cirebon.

Pengajian Hari Bermuhammadiyah PDM Kab. Cirebon membahas ciri khas warga Muhammadiyah, termasuk salam damai dan ibadah positif sehari-hari.
Pengajian Hari Bermuhammadiyah PDM Kab. Cirebon membahas ciri khas warga Muhammadiyah, termasuk salam damai dan ibadah positif sehari-hari.